ANALISIS SPASIAL UNTUK PENGEMBANGAN NILAM BERDASARKAN BIOFISIK KAWASAN (STUDI KASUS : ACEH JAYA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS SPASIAL UNTUK PENGEMBANGAN NILAM BERDASARKAN BIOFISIK KAWASAN (STUDI KASUS : ACEH JAYA)


Pengarang
Dosen Pembimbing

Muslim - 197311181999031001 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Rusdi - 197704012006041001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1408107010025

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Informatika (S1) / PDDIKTI : 55201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA (S1)., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

910.285

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Lahan yang potensial mmerupakan suatu hal yang krusial dalam pengolahan, pemanfaatan, dan pengembangan beberapa komoditas pertanian, salah satunya adalah Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth). Tanaman ini merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri di Indonesia yang dikenal sebagai minyak nilam (patchouli oil). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian lahan tanaman nilam berdasarkan biofisik kawasan dan memberikan peta informasi tentang ketersediaan lahan yang potensial untuk pengembangan nilam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode tumpang tindih (overlay) menggunakan fungsi union overlay. Data parameter yang dikumpulkan berupa peta shp yang akan di overlay dan menghasilkan kesesuaian lahan dan potensi lahan yang digunakan untuk pengembangan Nilam. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat kesesuaian lahan dalam beberapa kelas yaitu kelas sangat sesuai (S1) dengan luas sebesar 1404,94 Ha, kelas cukup sesuai (S2) dengan luas sebesar 92769,33 Ha, kelas kurang sesuai (S3) dengan luas sebesar 251917,95, kelas tidak sesuai (N) dengan luas sebesar 40353,25 Ha, dan tidak ada data dengan luas sebesar 799,91 Ha. Hasil yang diperoleh menunjukkan Kecamatan yang sangat sesuai untuk pengembangan nilam terdapat di kecamatan sampoiniet dengan luas sebesar 1376,44 Ha, dan lahan yang sangat sesuai terletak pada lokasi pertanian lahan bercampur semak dengan luas 732,04 Ha..

Kata kunci: Tanaman Nilam, Penggunaan Lahan, Overlay.

Potential land is crucial in the processing, utilization, and development of several agricultural commodities, including the Patchouli (Pogostemon cablin Benth). This plant is one of the essential oil-producing plants in Indonesia known as patchouli oil. This study aimed to analyze the level of land suitability of patchouli based on the biophysics of the area and provide a map of information about the availability of potential land for patchouli development. The research method used is the overlay method using the union overlay function. Parameter data collected in the form of SHP maps will be overlaid and produce land suitability and land potential used for patchouli development. The results showed the level of land suitability in several classes, namely very suitable class (S1) with an area of 1404.94 Ha, quite suitable class (S2) with an area of 92769.33 Ha, less suitable class (S3) with an area of 251917 .95, the class does not fit (N) with an area of 40353.25 Ha, and there is no data with an area of 799.91 Ha. The results obtained indicate that the most suitable sub-district is in the Sampoiniet sub-district with an area of 1376.44 Ha, and the most suitable land is located in a mixed bush farming area with an area of 732.04 Ha. Keywords: Patchouli Plant, Land Use, Overlay.

Citation



    SERVICES DESK