//

KECERNAAN IN VITRO AMPAS SAGU YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN ASPERGILLUS NIGER DENGAN PENAMBAHAN SUMBER KARBOHIDRAT YANG BERBEDA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Dewi Walchamarani Br Purba - Personal Name
SubjectFERMENTATION
FEEDS - ANIMAL HUSBANDRY
CARBOHYDRATES
SAGO
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Pertanian
Tahun Terbit 2014

Abstrak/Catatan

KECERNAAN IN VITRO AMPAS SAGU YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN Aspergillus niger DENGAN PENAMBAHAN SUMBER KARBOHIDRAT YANG BERBEDA OLEH Dewi Walchamarani Br Purba 0905104010006 ABSTRAK Potensi penggunaan ampas sagu sebagai pakan memiliki faktor pembatas karena kandungan protein kasar rendah dan serat kasar tinggi, yang berakibat pada rendahnya kecernaan. Peningkatan kualitas ampas sagu dapat dilakukan melalui teknologi fermentasi, salah satunya dengan menggunakan kapang Aspergillus niger. Tujuan penelitian yaitu untuk mengevaluasi kecernaan in vitro ampas sagu yang difermentasi menggunakan Aspergillus niger dengan penambahan sumber karbohidrat yang berbeda. Percobaan kecernaan in vitro ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, selama 21 hari yang dimulai tanggal 15 Maret s/d 5 April 2013. Materi yang digunakan adalah ampas sagu, Aspergillus niger dan sumber karbohidrat terlarut. Penelitian dilakukan dengan Model Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 ulangan yaitu T0 (Kontrol), T1 (tepung sagu), T2 (tepung beras), T3 (bekatul) dan T4 (jagung giling). Parameter yang diamati adalah persentase bahan kering (BK), persentase bahan organik (BO), koefesien cerna bahan kering (KCBK) dan koefesien cerna bahan organik (KCBO) secara in vitro. Hasil penelitian menunjukkan fermentasi ampas sagu menggunakan Aspergillus niger dengan penambahan berbagai karbohidrat terlarut tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap semua parameter yang diamati. Namun demikian, ada kecenderungan penambahan tepung sagu pada media fermentasi memberikan hasil yang lebih baik yang ditandai dengan tingginya nilai koefisien cerna bahan kering dan koefisien cerna bahan organik secara in vitro. Kata Kunci : Ampas Sagu, fermentasi, Aspergillus niger, karbohidrat terlarut, kecernaan in vitro. IN VITRO DIGESTIBILITY OF SAGO WASTE FERMENTED USING Aspergillus niger WITH DIFFERENT SOLUBLE CARBOHYDRATE SOURCES BY Dewi Walchamarani Br Purba 0905104010006 ABSTRACT The potential use of sago waste as animal feed has limiting factor because of low crude protein and high crude fiber contents, resulting in low digestibility. Improving of quality of sago waste can be done through fermentation technology, such as using Aspergillus niger. The purpose of this research is to evaluate in vitro digestibility of sago waste fermented using Aspergillus niger with different soluble carbohydrate sources. The experiment of the in vitro digestibility was carried out at Animal Nutrition Laboratory, Animal Husbandry Department, Agricultural Faculty, Syiah Kuala University, Darussalam Banda Aceh for 21 days from 15 March to 5April 2013. Materials used in this experiment were sago waste, Aspergillus niger, various soluble carbohydrates. This experiment was conducted by using completely randomized design (CDR) with 5 treatments (T0: control, T1: sago flour, T2: rice flour, T3: rice brand and T4: grinded corn). Each treatment consisted of 4 replications. Parameters, measured in this experiment, were the percentageof dry matter (DM), percentage of organic matter (OM), in vitro coefficient of dry matter digestibility (DMD) and organic matter digestibility (OMD). The results of the experiments showed that fermented sago waste using Aspergillus niger with different soluble carbohydrate source had no effect (P>0,05) on all parameters were observed. However, there was a tendency that addition of sago flour on fermentation media give better results, were characterized by high in vitro coefficient of dry matter digestibility (DMD) and organic matter digestibility (OMD) values. Keywords : Sago waste , fermentation, Aspergillus niger , soluble carbohydrate, in vitro digestibility.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

EVALUASI KUALITAS AMPAS SAGU FERMENTASI RNDENGAN LAMA PEMERAMAN YANG BERBEDA (zulkarnain, 2014)

PENINGKATAN NILAI NUTRISI AMPAS SAGU MELALUI FERMENTASI MENGGUNAKAN ASPERGILLUS NIGER DENGAN PENAMBAHAN SUMBER KARBOHIDRAT TERLARUT YANG BERBEDA (nazaruddin, 2013)

PENGARUH LAMA INKUBASI TERHADAP KADAR FITOESTROGEN PADA AMPAS KEDELAI YANG DIFERMENTASI ASPERGILLUS NIGER (Resi Husnul Annisa, 2015)

EVALUASI KECERNAAN IN VITRO COMPLETE FEED FERMENTASI BERBAHAN DASAR AMPAS SAGU DENGAN TEKNIK FERMENTASI BERBEDA (Sugrahadi Ahmad Aprianto, 2016)

PERFORMANS SAPI ACEH JANTAN YANG DIBERIKAN ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES) FERMENTASI DENGAN PROBIOTIK ASPERGILLUS NIGER SEBAGAI SUBTITUSI RUMPUT GAJAH DAN RUMPUT LAPANGAN (Mudatsir, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy