ANALISIS SPASIAL STATUS LAHAN KRITIS DAN ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN KLUET TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS SPASIAL STATUS LAHAN KRITIS DAN ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN KLUET TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN


Pengarang

MIRA MARDHIAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hairul Basri - 196702101991021001 - Dosen Pembimbing I
Yulia Dewi Fazlina - 198607192015042002 - Dosen Pembimbing II
Fikrinda - 196905141994032001 - Penguji
Teti Arabia - 196109141986022001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1605108010057

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Mira Mardhiah. 1605108010057. Analisis Spasial Status Lahan Kritis dan Arahan Penggunaan Lahan di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan dibawah bimbingan Hairul Basri sebagai Ketua dan Yulia Dewi Fazlina sebagai Anggota.

RINGKASAN
Lahan kritis adalah kondisi lahan yang telah mengalami penurunan fungsi dalam kemampuan maupun kualitas, atau lahan yang telah mengalami kerusakan fisika, kimia maupun biologi sehingga dapat mempengaruhi fungsi produksi pertanian, hidrologi, permukiman dan sosial ekonomi atau tidak dapat secara efektif dimanfaatkan untuk lahan budidaya pertanian, sebagai media pengatur tata air, maupun sebagai pelindung alam lingkungan. Penyebab terjadinya lahan kritis adalah pengaruh dari aktivitas masyarakat dalam membuka lahan baru untuk kegiatan pertanian dan perkebunan tanpa memperhatikan teknik konservasi membuat degradasi lahan semakin besar, ditambah kurangnya pengawasan dan pengelolaan lahan yang belum sesuai dengan aturan-aturan yang telah diberlakukan seperti melakukan konservasi lahan pada kawasan tertentu serta pemanfaatan lahan yang digunakan secara berlebihan dapat mempercepat lahan menjadi kritis. Maka dari itu upaya dalam mengidentifikasi parameter-parameter lahan kritis pada kawasan lindung, kawasan untuk budidaya pertanian, dan kawasan lindung diluar kawasan hutan berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan RI Nomor: P.32/Menhut-II/2009 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Teknik Rehabilitas Hutan dan Lahan Daerah Aliran Sungai (RTKRHL-DAS) yang di analisis secara spasial dengan menggunakan bantuan dari menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui status lahan kritis dan arahan penggunaan lahan di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan.
Penelitian ini menggunakan metode survai dan analisis data menggunakan analisis deskriptif sedangkan pengolahan data atribut dengan teknik analisis spasial menggunakan overlay intersect. Data atribut yang di overlay berupa peta tutupan lahan, peta kemiringan lereng, peta tingkat bahaya erosi, peta produktivitas, dan peta manajemen yang sebelumnya masing-masing telah diisi dengan nilai hasil perkalian skor dan bobot. Selanjutnya peta tersebut dioverlay untuk menentukan peta lahan kritis kawasan lindung, kawasan budidaya usaha pertanian dan kawasan lindung diluar kawasan hutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kekritisan lahan untuk kawasan lindung terluas mencapai 12.358,85ha (60,21%) dari total keseluruhan kawasan lindung di Kecamatan Kluet Timur yang tergolong kedalam kriteria agak kritis. Tingkat kekritisan lahan untuk kawasan budidaya usaha pertanian terluas mencapai 3.915,22 ha (56,04%) tergolong ke dalam kriteria sangat kritis. Sedangkan tingkat kekritisan lahan untuk kawasan lindung di luar kawasan hutan terluas mencapai 14.276,88 ha ( 82,10%) tergolong ke dalam kriteria tidak kritis. Arahan penggunaan lahan yang tergolong sangat kritis pada kawasan lindung di Kecamatan Kluet Timur dengan menggunakan penerapan agroforestry, konservasi, rehabilitasi dan reboisasi.

Citation



    SERVICES DESK