PENGARUH PENGELOLAAN DRAINASE TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH HISTOSOL DI RAWA GAMBUT TRIPA KABUPATEN ACEH BARAT DAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENGELOLAAN DRAINASE TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH HISTOSOL DI RAWA GAMBUT TRIPA KABUPATEN ACEH BARAT DAYA


Pengarang

ILHAM WIJAYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hairul Basri - 196702101991021001 - Dosen Pembimbing I
Teti Arabia - 196109141986022001 - Dosen Pembimbing II
Zuraida - 196601281991032004 - Penguji
Ilyas - 196512311993031021 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1605108010032

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ilham Wijaya. 1605108010032. Pengaruh Pengelolaan Drainase terhadap Sifat Kimia Tanah Histosol di Rawa Gambut Tripa Kabupaten Aceh Barat Daya, dibimbing oleh Hairul Basri sebagai ketua dan Teti Arabia sebagai anggota.


RINGKASAN
Tanah gambut merupakan tanah yang terbentuk dari timbunan sisa-sisa tanaman yang telah mati, baik yang sudah lapuk maupun yang belum. Pengelolaan tata air di tanah gambut merupakan faktor kunci terwujudnya sistem pengelolaan tanah gambut berkelanjutan. Pembagian tanah gambut di Indonesia tersebar di empat pulau besar, yaitu Sumatera 35%, Kalimantan 32%, Sulawesi 3%, dan Papua 30%. Provinsi Aceh juga memiliki tanah gambut yang berada di Areal Rawa Gambut Tripa (Tripa Peat-Swamp Forest = TPSF). Areal TPSF ini merupakan bagian dari Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya dan Kecamatan Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya. Secara geografis areal TPSF ini terletak pada posisi 03º44' - 03º56' Lintang Utara dan 96º23' - 96º46' Bujur Timur.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelolaan drainase kecil, sedang, dan besar terhadap sifat kimia di Rawa Gambut Tripa Kabupaten Aceh Barat Daya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dengan analisis deskriptif kuantitatif yaitu metode yang bertujuan untuk mendeskripsikan apa yang berlaku saat ini, mencatat, melakukan analisis terhadap berbagai data dan informasi yang sudah didapatkan dari survai lapangan. Parameter yang diamati ialah kemasaman tanah, C-organik tanah, N-total tanah, rasio C/N tanah, kation-kation basa tanah dapat ditukar, KTK tanah dan KB tanah. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan bor gambut yang berada pada tiga jenis drainase yang berbeda, yaitu drainase kecil, drainase sedang, dan drainase besar. Pada setiap drainase dilakukan pengambilan sampel tanah dengan jarak 5 m pada titik 1 dan jarak 30 m pada titik 2 dari tepi drainase.
Hasil analisis di laboratorium menyebutkan bahwa: (1) kemasaman tanah tergolong ke dalam kriteria sangat masam dengan rerata nilai 3,3 - 4,43, (2) C-organik tanah tergolong ke dalam kriteria sangat tinggi dengan rerata nilai 12,65 - 27,95%, (3) N-total tanah tergolong ke dalam kriteria sedang sampai sangat tinggi dengan rerata nilai 0,25 - 1,51%, (4) rasio C/N tanah tergolong ke dalam kriteria sedang sampai sangat tinggi dengan rerata nilai 14,56 - 50,6%, (5) jumlah kation-kation basa tanah dapat ditukar tergolong ke dalam kriteria rendah sampai sangat rendah dengan rerata nilai 0,99 - 5,33 cmol kg-1, (6) kapasitas tukar kation (KTK) tanah tergolong ke dalam kriteria tinggi sampai sangat tinggi dengan rerata nilai 30,40 - 110,80 cmol kg-1, dan (7) kejenuhan basa (KB) tanah tergolong ke dalam kriteria sangat rendah dengan rerata nilai 2,22 - 7,70%.

Citation



    SERVICES DESK