PENILAIAN SEBARAN KEKERINGAN WILAYAH DI PESISIR TIMUR ACEH MENGGUNAKAN METODE STANDARDIZED PRECIPITATION INDEX (SPI) RNDAN GEOGRAPHICAL INFORMATION SYSTEM (GIS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENILAIAN SEBARAN KEKERINGAN WILAYAH DI PESISIR TIMUR ACEH MENGGUNAKAN METODE STANDARDIZED PRECIPITATION INDEX (SPI) RNDAN GEOGRAPHICAL INFORMATION SYSTEM (GIS)


Pengarang

Zulia Chairani - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hairul Basri - 196702101991021001 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Rusdi - 197704012006041001 - Dosen Pembimbing II
Sugianto - 196502231992031003 - Penguji
Manfarizah - 196809081993032003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1405108010019

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Zulia Chairani. 140510801019. Penilaian Sebaran Kekeringan Wilayah di Pesisir Timur Aceh Menggunakan Metode Standardized Precipitation Index (SPI) dan Geographical Information System (GIS), dibimbing oleh Hairul Basri sebagai ketua dan Muhammad Rusdi sebagai anggota.


RINGKASAN

Permasalahan lingkungan yang sering dihadapi oleh masyarakat pada saat ini adalah terjadinya bencana banjir pada musim penghujan serta kejadian kekeringan pada musim kemarau. Kekeringan terjadi akibat dari tidak meratanya distribusi hujan, kekeringan menyebabkan kerugian baik dalam bidang pertanian maupun non pertanian. Kekeringan menempati peringkat kedua bencana yang paling sering terjadi di Aceh, persentase jumlah kejadian didapatkan berdasarkan perhitungan dari tahun 1915 hingga 2015 dimana memiliki persentase sebesar 13,66% dengan total 62 kejadian sehingga menyebabkan Aceh mengalami kerusakan lahan sebesar 73.622 ha. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam menganalisa dan merepresentasikan tingkat kekeringan suatu wilayah adalah metode indeks kekeringan SPI (Standardized Precipitation Index), metode SPI dipilih karena memiliki keunggulan yaitu handal, memiliki indeks yang fleksibel dan sederhana dalam perhitungan, SPI dalam analisisnya hanya memerlukan data hujan serta memiliki keunggulan lain yaitu dapat sekaligus menganalisis periode bulan basah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran kekeringan di wilayah pesisir Timur Aceh.
Penelitian ini dikhususkan pada empat pos hujan yaitu Stasiun Meteorologi Malikussaleh, Pos Hujan Kerjasama Idi Rayeuk, Pos Langsa Barat dan Pos Bandar Pusaka. Penilaian indeks SPI dilakukan dengan menganalisis data curah hujan bulanan pada pos hujan kajian, analisis dilakukan pada periode 30 tahun yaitu dari tahun 1991 sampai 2020. Indeks SPI yang dihitung adalah indeks 3 bulanan dikarenakan indeks ini lebih cocok untuk analisa pertanian karena berkaitan dengan lengas tanah serta sesuai untuk estimasi pada tipe hujan musiman. Pengolahan data indeks SPI dilakukan dengan bantuan program Microsoft excel dan SPI_SL_6, sedangkan pemetaan sebaran kekeringan dilakukan dengan bantuan software ArcGIS 10.5 dengan interpolasi IDW (Inverse Distance Weight).
Hasil analisis indeks kekeringan SPI di wilayah pesisir Timur Aceh menunjukkan adanya terjadi kekeringan dengan kondisi yang bervariasi, mulai dari kondisi kering, sangat kering dan amat sangat kering. Nilai indeks kekeringan terparah di Stasiun Meteorologi Malikussaleh terjadi pada November 2012 dengan nilai -2.92, Pos Hujan Kerjasama Idi Rayeuk pada Juli 2018 dengan nilai -2.08, Pos Langsa Barat pada November dan Desember 2018 dengan nilai -1.88, serta Pos Bandar Pusaka pada Oktober 2015 dengan nilai -2.02. Tahun 2015, 2018, 2019 dan 2020 merupakan tahun terparah terjadinya kekeringan di lokasi kajian. Sebelum tahun 2015 kekeringan terparah terjadi dalam kurun waktu 3-4 tahun sekali, namun setelah tahun 2018 kekeringan terparah terjadi dalam kurun waktu setahun sekali, sehingga dapat diketahui bahwa di masa yang akan dating ada kemungkinan terjadi kekeringan kembali di wilayah pesisir Timur Aceh.

Citation



    SERVICES DESK