TEKNIK EXPRESSSIVE WRITING UNTUK MENINGKATKAN SELF ACCEPTANCE REMAJA DARI KELUARGA BROKEN HOME DI MTSN 4 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TEKNIK EXPRESSSIVE WRITING UNTUK MENINGKATKAN SELF ACCEPTANCE REMAJA DARI KELUARGA BROKEN HOME DI MTSN 4 BANDA ACEH


Pengarang

ARTHA RAHMADANI LISTANTO - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nurbaity - 198108202006042003 - Dosen Pembimbing I
Fajriani - 198802192015042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1706104030035

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Self acceptance merupakan sikap mampu menghargai, menerima kekurangan maupun kelebihan serta senantiasa dapat bersyukur dengan segala keadaan. Salah satu upaya dalam meningkatkan kemampuan Self acceptance yaitu melalui kegiatan Expressive writing. Expressive writing merupakan metode menulis ekspresif untuk mengungkapkan pengalaman emosional sehingga dapat membantu memperbaiki kesehatan fisik, perilaku, dan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan penerimaan diri remaja dari keluarga broken home secara signifikan setelah diberikan perlakuan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dalam bentuk pre-experiment, one group Pre-test-Post-test design. Peserta yang akan dijadikan subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di salah satu sekolah agama tingkat SMP di Banda Aceh yang berasal dari keluarga broken home . Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrument dengan skala likert 1-4. Data penelitian dianalisis dengan analisis deskriptif dan uji wilcoxon signed rank test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa teknik Expressive writing mampu meningkatkan penerimaan diri siswa dengan asymsig (2 tailed) sebesar 0.00 < 0.05 yang berarti bahwa hipotesis diterima berdasarkan adanya perbedaan nilai pre-test dan post-test.

Self-acceptance is an attitude of being able to appreciate, accept shortcomings and advantages and always be grateful in all circumstances. One of the efforts to improve self-acceptance is through expressive writing activities. Expressive writing is an expressive writing method to express emotional experiences so that it can help improve physical, behavioral and emotional health. This study aims to determine whether there is an increase in self-acceptance of adolescents from broken home families significantly after being given treatment. the approach used is a quantitative approach, in the form of a pre-experiment, one group pre-test post-test design. Participants who will be used as subjects in this study are all students at one of the junior high school religious schools in Banda Aceh who come from broken home families. Sampling was done by purposive sampling. data collection using an instrument with a Likert scale of 1-4. Writing data were analyzed by descriptive analysis and Wilcoxon signed rank test. The results of data analysis showed that the expressive writing technique was able to increase student self-acceptance with an asymsig (2 tailed) of 0.00 < 0.05, which means that the hypothesis is accepted based on the difference in pre-test and post-test scores.

Citation



    SERVICES DESK