UJI AKTIVITAS ENZIM SELULASE DARI BAKTERI SELULOLITIK YANG DIISOLASI PADA PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI AKTIVITAS ENZIM SELULASE DARI BAKTERI SELULOLITIK YANG DIISOLASI PADA PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE


Pengarang

ULFA FARIANSYAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Irma Dewiyanti - 198112212005012001 - Dosen Pembimbing I
Sri Agustina - 198508052015042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1811101010046

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bakteri selulolitik merupakan salah satu bakteri yang dapat menghasilkan enzim selulase yang memiliki peranan penting dalam mendegradasi selulosa. Telah dilakukan penelitian tentang uji aktivitas enzim selulase dari bakteri selulolitik yang diisolasi pada perairan ekosistem mangrove. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas enzim selulase dari bakteri selulolitik secara kualitatif dengan adanya zona bening pada media Carboxy Methyl Cellulose (CMC) sedangkan secara kuantitatif adanya aktivitas enzim dan aktivitas spesifik. Penentuan lokasi stasiun pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel tersebut merupakan sampel yang bersumber dari perairan kawasan mangrove diambil dari 4 stasiun yaitu stasiun 1 dan stasiun 2 berlokasi di Gampong Lam Badeuk dan Gampong Deah Tengoh sedangkan staisun 3 dan 4 berlokasi di Gampong DesaRuyung dan Gampong Desa Lamreh. Hasil uji aktivitas enzim secara kualitatif menunjukkan bahwa dari 17 isolat bakteri diperoleh Indeks selulolitik yang bervariasi dan berkisar antara 0.46 cm hingga 2.71 cm. Dari keseluruhan isolat, diperoleh 2 isolat yang memiliki indeks selulolitik tertinggi yaitu isolate BAM-112 (2.71 cm) dan isolat BAM-326 (2.28 cm). Adapun hasil uji aktivitas enzim secara kuantitatif untuk isolat BAM-112 tertinggi diperoleh pada jam ke-30 sebesar (0.008 U/ml) dan isolat BAM-326 tertinggi diperoleh pada jam ke-48 (0.0012 U/ml). Sedangkan uji aktivitas spesifik pada isolat BAM-112 tertinggi diperoleh pada jam ke-30 (0.251 U/mg) dan kadar protein tertinggi diperoleh pada jam ke-36 (0.057 mg/ml). Nilai aktivitas spesifik pada isolat BAM-326 tertinggi diperoleh pada jam ke-48 (0.097 U/mg) dan kadar protein yang di peroleh pada tertinggi pada jam ke-18 (0.014 mg/ml).

Cellulolytic bacteria are one of the bacteria that can produce cellulase enzymes which have an important role in degrading cellulose. Research has been carried out on testing the activity of cellulase enzymes from cellulolytic bacteria isolated in the waters of the mangrove ecosystem. The purpose of this study was to qualitatively examine the activity of cellulase enzymes from cellulolytic bacteria in the presence of a clear zone on Carboxy Methyl Cellulose (CMC) media while quantitatively the presence of enzyme activity and specific activity. Determination of the location of the sampling station is done by purposive sampling method. The sample is a sample sourced from the waters of the mangrove area taken from 4 stations, namely station 1 and station 2 located in Gampong Lam Badeuk and Gampong Deah Tengoh while stations 3 and 4 are located in Gampong Desa Ruyung and Gampong Desa Lamreh. The results of the enzymatic activity test qualitatively showed that from 17 bacterial isolates, cellulolytic indexes were obtained which varied and ranged from 0.46 cm to 2.71 cm. From all isolates, obtained 2 isolates that have the highest cellulolytic index, namely isolate BAM-112 (2.71 cm) and isolate BAM-326 (2.28 cm). The results of the quantitative enzyme activity test for the highest BAM-112 isolate was obtained at the 30th hour (0.008 U/ml) and the highest BAM-326 isolate was obtained at the 48th hour (0.0012 U/ml). Meanwhile, the specific activity test on isolate BAM-112 was highest at the 30th hour (0.251 U/mg) and the highest protein content was obtained at the 36th hour (0.057 mg/ml). The highest specific activity value in BAM-326 isolate was obtained at the 48th hour (0.097 U/mg) and the highest protein content was obtained at the 18th hour (0.014 mg/ml).

Citation



    SERVICES DESK