PO RUMOH DAN KEDUDUKAN DALAM RUMAH TANGGA ( STUDI DI GAMPONG BLANG LANCANG, KECAMATAN JEUNIEB, KABUPATEN BIREUEN, PROVINSI ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PO RUMOH DAN KEDUDUKAN DALAM RUMAH TANGGA ( STUDI DI GAMPONG BLANG LANCANG, KECAMATAN JEUNIEB, KABUPATEN BIREUEN, PROVINSI ACEH)


Pengarang

MIFTAHUL LANA PUTRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zakaria - 195912311986031029 - Dosen Pembimbing I
Yuva Ayuning Anjar - 199301082019032020 - Dosen Pembimbing II
Siti Ikramatoun - 199007012019032024 - Penguji
Masrizal - 198404152010121005 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1710101010028

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Po rumoh merupakan istilah yang mengandung kebudayaan dan tanggung jawab yang sangat kental di dalam masyarakat Aceh. Istilah ini disematkan kepada perempuan yang sudah menikah untuk mengurusi rumahnya. Po rumoh disikapi secara berbeda oleh beberapa ibu rumah tangga di Gampong Blang Lancang karena istilah ini menghambat perempuan untuk ikut berkarir setelah ia menikah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kedudukan po rumoh dalam rumah tangga di Gampong Blang Lancang. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seiring dengan perkembangan waktu dan pemenuhan kebutuhan yang meningkat membuat beberapa ibu rumah tangga di Gampong Blang Lancang memilih untuk bekerja di luar rumah. Bagi ibu rumah tangga yang bekerja di luar rumah po rumoh merupakan tanggung jawab dirinya dalam keluarga. Hal ini semata – mata untuk mendukung ekonomi keluarga. Berbeda dengan ibu rumah tangga yang bekerja di dalam rumah berpendapat bahwa po rumoh bukan hanya sekedar tanggun jawab tetapi menjadi simbol bahwa perempuan tidak boleh jauh dari rumah. Bagi ibu rumah tangga yang tidak bekerja, po rumoh bukan hanya tanggung jawab tetapi merupakan pekerjaan yang sama dengan pekerjaan di luar rumah. Bahkan menurut mereka pekerjaan mereka di dalam rumah merupakan pekerjaan mulia di mana mereka sepenuhnya bisa memfokuskan diri pada urusan anak dan orang tua.

Kata Kunci : Kedudukan, Patriarkhi, Pekerjaan, Persepsi, Po rumoh,

ABSTRACT Po rumoh is a term that contains a very strong culture and responsibility in Acehnese society. This term is pinned to a married woman to take care of her house. This term was treated differently by several housewives in Blang Lancang Village because this term prevented women from pursuing a career after they got married. This study aims to see how the concept of gender development towards the term Po rumoh in Blang Lancang Village. The research method used is a qualitative method with a fenomenology approach. This study uses data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. The results showed that along with the development of time and the fulfillment of increasing needs, some housewives in Blang Lancang Village chose to work outside the home. For housewives who work outside the home, po rumoh is her responsibility in the family. This is solely to support the family economy. In contrast to housewives who work at home, they argue that the term po rumoh is not just a responsibility but a symbol that women should not be far from home. For housewives who do not work, po rumoh is not only a responsibility but is the same job as work outside the home. In fact, according to them, their work at home is a noble job where they can fully focus on the affairs of children and parents. Keywords: Position, Patriarchy, Work, Perception, Po rumoh,

Citation



    SERVICES DESK