NEPOTISME DALAM PENYALURAN BANTUAN PELAKU USAHA OLEH DINAS PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN, KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

NEPOTISME DALAM PENYALURAN BANTUAN PELAKU USAHA OLEH DINAS PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN, KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH


Pengarang

Helma Yuria Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Bukhari - 197505242009121001 - Dosen Pembimbing I
Yuva Ayuning Anjar - 199301082019032020 - Dosen Pembimbing II
Firdaus Mirza Nusuary - 198610162019031009 - Penguji
Zakaria - 195912311986031029 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1510101010025

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

303.6

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk melihat nepotisme yang terjadi dalam pendistribusian bantuan pelaku usaha dan konflik yang terjadi antara masyarakat dan Dinas Perindustrian, Perdagangan , Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 6 informan. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menunujukkan adanya nepotisme yang dilakukan oleh pihak penguasa dan kepentingan dalam penyaluran bantuan sehingga tidak memberi ruang bagi yang lain untuk mendapatkan kesempatan yang sama. Sehingga hal tersebut menjadi pemicu konflik antara masyarakat dan dinas. Berdasarkan teori yang digunakan yaitu teori konflik Ralf Dahrendorf bahwa nepotisme terjadi karena adanya kelas penguasa dan kepentingan. Adanya kelas penguasa dan dikuasai yang pada akhirnya melahirkan kelas sosial. Adanya pihak ketiga sebagai pihak kepentingan yang memicu konflik antara masyarakat dan dinas. Integritas dan konsensus yang tidak sempurna inilah menciptakan konflik, yang di mana terjadi pendistribusian yang tidak merata dalam penyaluran bantuan pelaku usaha.

This study aims to see the nepotism that occurs in the distribution of business aid and the conflicts that occur between the community and the Department of Industry, Trade, Koperai, and Small and Medium Enterprises. This study uses a qualitative method using a purposive sampling technique with a total of 6 informants. Data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Based on the research conducted, it shows that there is nepotism carried out by the authorities and interests in the distribution of aid so that it does not provide space for others to get the same opportunity. So that it becomes a trigger for conflict between the community and the service. Based on the theory used, namely Ralf Dahrendorf's conflict theory that nepotism occurs because of the ruling class and interests. The existence of a ruling and controlled class which in the end gave birth to a social class. The existence of a third party as an interest party that triggers a conflict between the community and the service. This imperfect integrity and consensus creates conflict, in which there is an unequal distribution of assistance to business actors.

Citation



    SERVICES DESK