PERBANDINGAN LAMA RAWATAN ANTARA PEMBERIAN AZITROMISIN DAN LEVOFLOKSASIN PADA PASIEN COVID-19 DENGAN PNEUMONIA DI RSUDZA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBANDINGAN LAMA RAWATAN ANTARA PEMBERIAN AZITROMISIN DAN LEVOFLOKSASIN PADA PASIEN COVID-19 DENGAN PNEUMONIA DI RSUDZA


Pengarang

Titik Aprianti - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Bakhtiar - 196612311999031004 - Dosen Pembimbing I
1957091119877032001 - - - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1807101010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.241

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah suatu penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Sindrome Coronavirus-2) yang memiliki gejala klinis demam (>380C), batuk dan kesulitan bernapas. Pengobatan khusus terhadap penyakit baru ini terus diteliti dan dikembangkan. Salah satu pertimbangan pemberian obat yang disarankan adalah pemberian antibiotik azitromisin dan levofloksasin. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan tujuan mengetahui perbandingan lama rawatan antara pemberian azitromisin dan levofloksasin pada pasien COVID-19 dengan tanda klinis pneumonia di RSUDZA. Penelitian ini melibatkan 194 pasien COVID-19 yang di rawat inap di RSUDZA derajat keparahan sedang dan berat. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan menggunakan data sekunder dari rekam medik pasien yaitu lama rawatan dan terapi antibiotik. Hasil penelitian ini didapatkan umumnya antibiotik yang diberikan pada pasien adalah azitromisin 157 pasien (80,9%) dan levofloksasin 37 pasien (19,1%). Rata-rata lama rawatan pada kelompok derajat keparahan sedang dan berat yang mendapatkan terapi azitromisin yaitu 8 hari sedangkan levofloksasin pada derajat keparahan sedang adalah 6 hari dan derajat keparahan berat 8 hari. Berdasarkan Uji Independent sample t-test pada derajat keparahan sedang menunjukkan nilai p-Value= 0,015 (p-Value 0.05). Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa pada derajat sedang terdapat perbedaan lama rawatan levofloksasin 2 hari lebih singkat daripada azitromisin. Namun, pada derajat berat menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan dalam lama rawatan antara pemberian azitromisin dan levofloksasin pada pasien COVID-19 dengan klinis pneumonia di RSUDZA.
Kata Kunci : COVID-19, Azitromisin, Levofloksasin, Lama rawatan.

Coronavirus Disease 2019 or COVID-19 is an acute infectious disease caused by the SARS CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2) virus which has clinical symptoms of fever (>380C), cough and difficulty breathing. Specific treatments for this new disease continue to be developed. One of the considerations in giving the recommended drug is the administration of the antibiotics azithromycin and levofloxacin. Therefore, researchers are interested in conducting a study with the aim of comparing the length of stay between azithromycin and levofloxacin administration in COVID-19 patients with clinical signs of pneumonia in RSUDZA. This study involved 194 COVID-19 patients who were hospitalized at RSUDZA with moderate and severe severity. This study is a cross sectional study using secondary data from the patient's medical record, namely length of stay and antibiotic therapy. The results showed that generally antibiotics given to patients were azithromycin 157 people (80.9%) and levofloxacin 37 (19.1%). The average length of stay in the moderate and severe groups receiving azithromycin therapy was 8 days, while levofloxacin in the moderate severity group was 6 days and the severe severity group was 8 days. Independent sample T-test at moderate severity showed p-Value = 0.015 (p-Value 0.05). Thus, this study showed that to a moderate degree there was a difference in the duration of levofloxacin 2 days shorter than azithromycin. However, the severity showed that there was no difference in the length of stay between azithromycin and levofloxacin administration of COVID-19 patients with clinical pneumonia in RSUDZA. Keywords: COVID-19,Azithromycin, Levofloxacin, Length of stay.

Citation



    SERVICES DESK