UJI REPELLENCY EKSTRAK ASETON BATANG TUMBUHAN VIEX TRIFOLIA TERHADAP NYAMUK (CULICIDAE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI REPELLENCY EKSTRAK ASETON BATANG TUMBUHAN VIEX TRIFOLIA TERHADAP NYAMUK (CULICIDAE)


Pengarang

Chairal Amali - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0281310007

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S1) / PDDIKTI : 47201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2007

Bahasa

Indonesia

No Classification

543.8

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan penelitian uji repellency ekstrak aseton batang tumbuhan Vitex trifolia terhadap nyamuk (Culicidae). Batang Vitex trifolia sebanyak 2500 g dimaserasi dengan metanol dan dipartisi menggunakan aseton, ekstrak aseton yang diperoleh 51 g (2,04%). Ekstrak aseton sebanyak 21 g dipisahkan menggunakan kromatografi kolom vakum cair (KKVC), diperoleh empat kelompok fraksi (berdasarkan kepolaran) berturut-turut sebanyak 0,1; 0,2; 0,5 dan 0,8 g. Ekstrak kasar dan fraksi-fraksi ekstrak aseton batang Vitex trifolia diuji aktivitas repe/lentnya terbadap nyamuk pada konsentrasi I; 5 dan 10% dengan melibatkan 3 orang relawan selama l jam. Secara keseluruhan ekstrak kasar aseton dan fraksi-fraksinya dapat menolak nyamuk. Hal ini dibuktikan dengan pengujian analisis varians (ANAVA)
(F, > F). Ekstrak kasar aseton menunjukkan (F, = 10,74 > Foon = 5,99; Foos
3,48), Fraksi III hasil KKVC (F, = 41,15 > Fa«o.on = 5,99; Foos = 3,48) dan fraksi IV
(F«@o,on = 5,99> F, = 10,74 > Foos = 3,48). Analisis Tukey menunjukkan bahwa
ekstrak kasar aseton memberikan aktivitas yang lebih baik dari fraksi-fraksinya.
Ekstrak kasar aseton pada konsentrasi l 0% tidak berbeda nyata dengan kontrol positif (Q = 4,00 < Q00.on = 10,44) dan sangat berbeda nyata dengan kontrol negatif (Q = 17,67 > Q00,on = 10,44). Variasi konsentrasi sampel berpengaruh dalarn menolak nyamuk. Uji karakterisasi dengan KG-SM ekstrak aseton diduga mengandung l 0 (sepuluh) senyawa diantaranya pentanon, benzil alkohol, metil ester•
asam eikosanoid, asarn heksadekanoat, desinol, dodekanal, sekokondifolan, jasmolin, oktadesinol dan asarn oktadekanoat.




Kata kunci: Repellent, Vitex trifolia, kromatografi, analisa statistik dan nyamuk.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK