AKTIVITAS SITOTOKSIK SENYAWA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK N-HEKSANA DAUN BENALU KOPI (LORANTHUS PARASITICUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

AKTIVITAS SITOTOKSIK SENYAWA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK N-HEKSANA DAUN BENALU KOPI (LORANTHUS PARASITICUS)


Pengarang

Raudhatul Jannah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0608103010037

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S1) / PDDIKTI : 47201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

543.17

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan penelitian tentang aktivitas sitotoksik senyawa metabolit sekunder ekstrak n-heksana daun benalu kopi (Loranthus parasiticus) terhadap sel P388. Ekstraksi 680 g daun L. parasiticus dengan pelarut n-heksana menghasilkan ekstrak n-heksana sebanyak 16,61 g(2,4%). Ekstrak n-heksana difraksinasi secara kromatografi kolom vakum cair (KKVC) dengan pelarut n-heksana:etil asetat:metanol (gradien elusi) menghasilkan 5 fraksi gabungan (fraksi A-E). Hasil
uji sitotoksik fraksi-fraksi dari ekstrak n-heksana daun L. parasiticus terhadap sel
P388 menunjukkan bahwa aktivitas sitotoksik fraksi E lebih besar dari fraksi D
dengan nilai ICso masing-masing yaitu 40,0 g/mL dan 48,0 g/mL, sedangkan
fraksi B dan C tidak aktif dengan nilai ICs >100 g/mL. Hasil analisis komponen-komponen fraksi E dengan KG-SM menunjukkan kandungan senyawa
utama adalah kafein dan golongan senyawa Ester.

Kata kunci: Loranthus parasiticus, sitotoksik, senyawa metabolit sekunder, sel
P388, kafein dan senyawa ester.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK