PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM SILIKAT DARI NATRIUM HIDROKSIDA DAN PASIR SILIKA MENGGUNAKAN WET PROCESS DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 35.000 TON/TAHUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM SILIKAT DARI NATRIUM HIDROKSIDA DAN PASIR SILIKA MENGGUNAKAN WET PROCESS DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 35.000 TON/TAHUN


Pengarang

KHAIRUNNISA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Meurah Rosnelly - 196801091994032003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1704103010061

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Kimia., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prarancangan pabrik Natrium Silikat menggunakan bahan baku natrium hidroksida dan pasir silika. Natrium Hidroksida diperoleh dari PT. Asahimas Chemical di Kota Cilegon, Provinsi Banten sementara itu pasir silika diperoleh dari PT. Silicaindo Makmursentosa di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Kapasitas produksi pabrik ini adalah 35.000 ton/tahun dengan hari kerja 330 hari/tahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 138 orang. Rencana pendirian pabrik di daerah Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Provinsi Banten dengan luas area
17.260 m2. Sumber air pabrik ini berasal dari Waduk Krenceng di Kecamatan Citangkil, Provinsi Banten dengan total kebutuhan air sebesar 40.579 kg/jam, serta untuk memenuhi kebutuhan listrik sebesar 723 kW/jam diperoleh dari generator diesel. Hasil analisis ekonomi diperoleh sebagai berikut:
1. Fixed Capital Investment (FCI) = Rp. 205.609.025.203
2. Working Capital Investment (WCI) = Rp. 51.402.256.301
3. Total Capital Investment (TCI) = Rp. 257.011.281.503
4. Total Production Cost (TPC) = Rp. 243.763.196.657
5. Total Income (TI) = Rp. 355.250.040.575
6. Laba Bersih = Rp. 83.615.132.938
7. Pay Out Time (POT) = 2,5 tahun (Metode linear)
8. Internal Rate of Return (IRR) = 24,93% (Metode cash flow)
9. Break Event Point (BEP) = 40,37 %

Natrium Silicate plant design uses natrium hidroxide and silica sand as raw materials. The natrium hidroxide is obtained from PT. Asahimas Chemical in Cilegon City, Banten Province and silica sand are obtained from PT. Silicaindo Makmursentosa in Tangerang, Banten Province. The capacity of this production plant is 35.000 tons/year with 330 working days/year. The planned form of this company is an Incorporated (Inc.) using the line and staff structure method. The required number of workers to run this company is 138 people. The factory location is planned to be established in Citangkil district, Cilegon City, Banten Province, with an area is 17.260 m2. The water source for this factory comes from Krenceng River, Banten Province, with the water needed is 40.579 kg/hour, and also to fulfil 723 kW/hour electricity is needed from a diesel generator. The results of the economic analysis obtained are as follows: 1. Fixed Capital Investment (FCI) = Rp. 205.609.025.203 2. Working Capital Investment (WCI) = Rp. 51.402.256.301 3. Total Capital Investment (TCI) = Rp. 257.011.281.503 4. Total Production Cost (TPC) = Rp. 243.763.196.657 5. Total Income (TI) = Rp. 355.250.040.575 6. Laba Bersih = Rp. 83.615.132.938 7. Pay Out Time (POT) = 2,5 tahun (linear method) 8. Internal Rate of Return (IRR) = 24,93 % (cash flow method) 9. Break Event Point (BEP) = 40,37 %

Citation



    SERVICES DESK