PENGARUH ASIMETRIS NILAI TUKAR TERHADAP NERACA PERDAGANGAN PARIWISATA INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH ASIMETRIS NILAI TUKAR TERHADAP NERACA PERDAGANGAN PARIWISATA INDONESIA


Pengarang

Akbar Maulana - Personal Name;

Dosen Pembimbing

T. Zulham - 196002121989031003 - Dosen Pembimbing I
Taufiq C. Dawood - 197303281998031002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1801201010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI : 60101

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENGARUH ASIMETRIS NILAI TUKAR TERHADAP NERACA PERDAGANGAN PARIWISATA INDONESIA

Oleh : Akbar Maulana
NPM. 1801201010013

PEMBIMBING 1 : DR. T. Zulham, S.E., M.Si
PEMBIMBING 2 : DR. Taufiq C Dawood, S.E., M.Ec.Dev
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh depresiasi dan apresiasi nilai tukar riil terhadap neraca perdagangan Indonesia secara bilateral terhadap Australia, China, Jepang, Malaysia dan Singapura dimana hubungan bilateral belum pernah dikaji untuk negara-negara emerging market yaitu Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan linier ARDL dan nonlinier ARDL dengan variabel dependen neraca perdagangan pariwisata dan nilai tukar riil sebagai variabel independen. Pendapatan, foreign direct investment (FDI) dan bencana alam sebagai variabel kontrol. Hasil empiris menunjukkan bahwa wisatawan China dan Jepang merespon positif depresiasi nilai tukar riil sehingga meningkatkan neraca perdagangan pariwisata Indonesia. Nonlinier ARDL menunjukkan bahwa hubungan nilai tukar riil dan neraca perdagangan tidak simetris terhadap China dan Jepang sedangkan Australia, Malaysia dan Singapura simetris. Hasil ini menyarankan bahwa pemerintah dapat membuat kebijakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan yang berasal dari Cina dan Jepang Hasil empiris lebih lanjut juga menemukan pola kurva-J di Indonesia-China dan Indonesia-Jepang.

Kata Kunci : Neraca Perdagangan Pariwisata, Nilai Tukar Riil, ARDL Nonlinier, Kurva-J

ABSTRACT ASYMMETRICAL EXCHANGE RATES EFFECT ON INDONESIA'S TRADE BALANCE IN TOURISM Oleh : Akbar Maulana NPM. 1801201010013 PEMBIMBING 1 : DR. T. Zulham, S.E., M.Si PEMBIMBING 2 : DR. Taufiq C Dawood, S.E., M.Ec.Dev The main objective of this research is to see the effect of depreciation and real exchange rate appreciation on Indonesia's trade balance bilaterally against Australia, China, Japan, Malaysia, and Singapore where bilateral relations have never been studied for emerging markets countries, namely Indonesia. This study uses a linear ARDL approach and a nonlinear ARDL approach with the dependent variable on the tourism trade balance and the real exchange rate as independent variables. Income, foreign direct investment (FDI), and natural disasters as control variables. The empirical results show that Chinese and Japanese tourists respond positively to the depreciation of the real exchange rate, thereby increasing Indonesia's tourism trade balance. Nonlinier ARDL shows that the relationship between the real exchange rate and the trade balance is not symmetrical with respect to China and Japan, while Australia, Malaysia, and Singapore are symmetrical. These results indicate that the government can make policies to increase tourist arrivals from China and Japan. Further empirical results also found the J curve pattern in Indonesia-China and Indonesia-Japan. Keywords : Tourism Trade Balance, Real Exchange Rate, Nonlinier ARDL, J-curve

Citation



    SERVICES DESK