APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN PENGINDERAAN JAUH UNTUK PEMETAAN PERGESERAN GARIS PANTAI PASCA TSUNAMI 26 DESEMBER 2004 (STUDI KASUS DI SEPANJANG PANTAI KECAMATAN BAITUSSALAMRNSAMPAI KE PANTAI CERMIN KAB. ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN PENGINDERAAN JAUH UNTUK PEMETAAN PERGESERAN GARIS PANTAI PASCA TSUNAMI 26 DESEMBER 2004 (STUDI KASUS DI SEPANJANG PANTAI KECAMATAN BAITUSSALAMRNSAMPAI KE PANTAI CERMIN KAB. ACEH BESAR)


Pengarang

Syamsul Rizal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0308101010072

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

511.326

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pantai adalah sebuah bentuk geografis yang terdiri dari pasir dan terdapat di daerab pesisir laut. Daerah pantai rnenjadi batas antara daratan dan perairan laut. Garis pantai adalah garis pertemuan antara air laut dengan daratan, yang kedudukannya berubah-ubah sesuai dengan kedudukan pada saat pasang-surut. pengaruh gelombang dan arus laut. Analisa pergeseran garis pantai pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sistem informasi geografis dan remote sensing. Proses perubahan garis pantai yang cukup jauh pergeseranoya terjadi di kawasan kuala baet. Pergeseran maksimal terjadi sekitar ± 731,62 m dan minimal pergeseran terjadi disekitar pantai ujong batee yaitu ± 158 m. Proses pengikisan pantai pada tahun 2004 sampai tahun 2006 mencapai luasan sekitar ± 1,924 Km2, elain faktor penyebabnya utamanya adalah tsunami. juga ada faktor lain sepeni abrasi yang menyebabkan perubahan pergeseran garis pantai ini. Di tahun 2006 sampai tahun 2009 proses abrasi terjadi seluas ± 0.129 Km2 dan proses akresi atau pengendapan lebih luas terjadi sekitar ± 0.242 Km2• Abrasi yang terjadi pada tahun 2004 sampai 2009 menyebabkan pengikisan yang terjadi seluas ± 1,820 Km2, dan akresi atau pengendapan yang terjadi hanya seluas 0.242 Km2.
Kata Kunci : GIS, Pengioderaan Jauh, Pantai, Garis Pantai, Abrasi, Akresi.







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK