PENENTUAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN JALAN PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN METODE ANALISIS MULTI KRITERIA (AMK) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENENTUAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN JALAN PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN METODE ANALISIS MULTI KRITERIA (AMK)


Pengarang

Helmiadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Dr. Ir. M. Isya, MT - - - Dosen Pembimbing I
Dr. Ir. Yusria Darma, ST.M.Eng.Sc - - - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1804201010039

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Provinsi Aceh memiliki panjang jalan provinsi 1.781,72 km. Dengan panjang jalan yang ada pemerintah diharuskan menjaga kondisi dan fungsi jalan agar tetap berada dalam kondisi yang prima dengan dana yang ada. Optimalisasi dana sangat dibutuhkan untuk menjangkau seluruh ruas jalan sehingga dibutuhkan penelitian untuk mengetahui mana jalan yang harus diberikan prioritas dalam penanganannya. Oleh karena itu perlu mengkaji penetapan prioritas penanganan jalan sesuai kebutuhan semua pihak pengguna. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan urutan prioritas penanganan infrastruktur jalan di Provinsi Aceh. Metode yang digunakan adalah Analisis Multi Kriteria (AMK) dengan menjadikan aksesibilitas, kondisi jalan, ekonomi, tata guna lahan, dan klasifikasi jalan menurut fungsi sebagai kriteria pilihan. Bobot kriteria yang digunakan berdasarkan persepsi tingkat kepentingan antar kriteria menggunakan 8 responden pemangku kepentingan. Berdasarkan hasil survei tingkat kepentingan antar kriteria dengan para responden, maka diperoleh bobot kriteria yang menjadi prioritas dalam penetapan urutan prioritas penanganan jalan di Provinsi Aceh. Dimulai dari kriteria aksesibilitas dengan bobot sebesar 0,070, kriteria klasifikasi jalan menurut fungsi dengan bobot kriteria sebesar 0,071, kriteria ekonomi dengan bobot kriteria 0,109, kriteria aspek tata guna lahan dengan bobot kriteria sebesar 0,112 dan kriteria kondisi jalan dengan bobot sebesar 0,132. Hal ini dapat diartikan bahwa kriteria kondisi jalan merupakan pertimbangan utama dalam penentuan prioritas pembangunan jalan di Provinsi Aceh namun nilainya hanya berbeda sedikit dibanding kriteria lainnya. Berdasarkan pembobotan dan skoring terhadap kriteria-kriteria tersebut maka diperoleh urutan skala prioritas penanganan jalan di Provinsi Aceh, dimana Jalan Batas Aceh Besar – Tibang merupakan prioritas pertama dengan nilai kinerja 2,67 dari 30 ruas jalan provinsi yang dianalisis.
Kata kunci : Analisis Multi Kriteria, Bobot Kriteria, dan Prioritas Penanganan Jalan.

Aceh has a total provincial road length of 1.781,72 km. With the existing road length, the government is required to maintain the condition and function of the road so that it remains in prime condition with the available funds. Optimization of funds is needed to reach all roads so that research is needed to find out which roads should be given priority in handling. Therefore, it is necessary to examine the method of determining the priority of road handling according to the needs of all users. The purpose of this study is to determine the order of priority for handling road infrastructure in Aceh. The weight of the criteria used is based on the perception of the level of importance between the criteria using 8 stakeholder respondents. The Multi-Criteria Analysis (MCA) uses accessibility, road conditions, economy, land use, and road classification according to function as selection criteria. Based on the results of the survey on the level of importance between the criteria and the respondents, it is obtained that the weight of the criteria becomes a priority in determining the order of priority for road handling in Aceh Province. Starting from the accessibility criteria with a weight of 0.070, the road classification criteria according to function with a criterion weight of 0.071, the economic criteria with a weight of 0.109 criteria, the land use aspect criteria with a criterion weight of 0.112 and the road condition criteria with a weight of 0.132. This can be interpreted that the road condition is the main consideration in determining the priority of road construction in Aceh Province but the value is only slightly different from other criteria. Based on the weighting and scoring of these criteria, a priority scale for road handling in Aceh Province is obtained, where the Aceh Besar – Tibang Boundary Road is the first priority with a performance value of 2.67 out of 30 provincial roads analyzed. Keywords: Multi Criteria Analysis, Criteria Weight, and Road Handling Priorities

Citation



    SERVICES DESK