HUBUNGAN KADAR LIMFOSIT TERHADAP DERAJAT KEPARAHAN PASIEN CORONA VIRUS DISEASE 2019 DI RSUDZA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KADAR LIMFOSIT TERHADAP DERAJAT KEPARAHAN PASIEN CORONA VIRUS DISEASE 2019 DI RSUDZA BANDA ACEH


Pengarang

Nadia Ayunda Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Buchari - 196303231997021001 - Dosen Pembimbing I
Hafni Andayani - 198105212012122002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1807101010135

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.079

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
COVID-19 merupakan suatu pandemi yang sedang berlangsung di banyak negara. Penyakit ini disebabkan oleh virus corona jenis baru, yaitu Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang muncul pada akhir tahun 2019. Berbagai manifestasi klinis terlihat pada pasien COVID-19, mulai dari gejala ringan, sedang, hingga berat. Meskipun COVID-19 dimanifestasikan sebagai infeksi saluran pernapasan, COVID-19 harus dianggap sebagai penyakit sistemik yang melibatkan banyak sistem, termasuk sistem hematopoietik dan sistem imun. Selama masa inkubasi, jumlah limfosit akan normal atau sedikit berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar limfosit terhadap derajat keparahan pasien Corona Virus Disease 2019 di RSUDZA Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Teknik sampling penelitian ini menggunakan metode consecutive sampling. Data yang dikumpulkan bersumber dari rekam medis dan diperoleh sebanyak 280 data. Hasil penelitian ini menunjukkan pasien dengan derajat keparahan sedang yang mengalami limfopenia sebanyak 91 pasien (56,9%) dan yang memiliki kadar limfosit normal sebanyak 69 pasien (43,1%). Sementara pasien dengan derajat keparahan berat yang mengalami limfopenia sebanyak 51 pasien (76,1%) dan yang memiliki kadar limfosit normal sebanyak 16 pasien (23,9%). Sedangkan pasien dengan derajat keparahan kritis yang mengalami limfopenia sebanyak 45 pasien (84,9%) dan yang memiliki kadar limfosit normal sebanyak 8 pasien (15,1%). Tidak ada pasien yang mengalami limfositosis pada penelitian ini (0%). Berdasarkan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square didapatkan nilai p=0,000 (p value < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kadar limfosit terhadap derajat keparahan pasien COVID-19 di RSUDZA Banda Aceh.

Kata kunci: COVID-19, Kadar limfosit, Derajat Keparahan

ABSTRACT COVID-19 is an ongoing pandemic in many countries. This disease is caused by a new type of corona virus, namely Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) which appeared at the end of 2019. Various clinical manifestations are seen in COVID-19 patients, ranging from mild, moderate, to severe symptoms. Although COVID-19 is manifested as a respiratory tract infection, it should be considered a systemic disease involving multiple systems, including the hematopoietic system and the immune system. During the incubation period, the lymphocyte count will be normal or slightly reduced. This study aims to determine the relationship between lymphocyte levels and the severity of Corona Virus Disease 2019 patients at RSUDZA Banda Aceh. This study used an observational analytic design with a cross sectional design. The sampling technique of this research used consecutive sampling method. The data collected was sourced from medical records and obtained as many as 280 data. The results of this study showed that 91 patients with moderate severity had lymphopenia (56.9%) and 69 patients (43,1%) had a normal lymphocyte levels. While patients with severe severity who experienced lymphopenia were 51 patients (76.1%) and 16 patients (23,9%) had a normal lymphocyte levels. Meanwhile, 45 patients (84.9%) with a critical severity level had lymphopenia and 8 patients (15,1%) with normal lymphocyte levels. No patient had lymphocytosis in this study (0%). Based on bivariate analysis using the chi-square test, p value = 0.000 (p value

Citation



    SERVICES DESK