TINGKAT KEMATANGAN GONAD DAN FEKUNDITAS KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA FORSKAL 1775) DI KAWASAN MANGROVE GAMPONG DEAH RAYA KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINGKAT KEMATANGAN GONAD DAN FEKUNDITAS KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA FORSKAL 1775) DI KAWASAN MANGROVE GAMPONG DEAH RAYA KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH.


Pengarang

TATIANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

M. Ali S - 195903251986031003 - Dosen Pembimbing I
Widya Sari - 197308301999032001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1706103010040

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2021

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kepiting bakau merupakan salah satu spesies dari Crustaceae yang berhabitat di kawasan hutan bakau, mengalami penurunan populasi dikarnakan penangkapan kepiting bakau yang berlebihan, penangkapan yang berlebihan ini disebabkan meningkatnya nilai ekonomis dari kepiting bakau dan hanya mengandalkan stok alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan gonad dan fekunditas kepiting bakau di Kawasan Mangrove Gampong Deah Raya Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Penelitian dilakukan pada Juni dan Juli 2021, dan pengambilan data menggunakan metode survey. Objek penelitian ini yaitu Kepiting bakau yang terdapat di kawasan mangrove Gampong Deah Raya Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Pengambilan sampel kepiting dengan metode purposive sampling. Lokasi penelitian dilakukan di kawasan mangrove yang terletak di Gampong Deah Raya Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah Tingkat Kematangan Gonad (TKG), Indeks Kematangan Gonad (IKG), Fekunditas kepiting bakau dan parameter lingkungan pendukung meliputi suhu, salinitas dan pH perairan. Data dianalisis secara deskriptif, ditampilkan dalam bentuk tabel dan gambar. Kepiting bakau yang ditemukan berada pada TKG I – IV, jumlah kepiting TKG I dan II lebih banyak yakni pada Juni TKG I 28 %, TKG II 41%, dan Juli TKG I 17%, TKG II 49%, menunjukkan kepiting bakau berbiak sepanjang tahun dan induk kepiting betina berada pada kondisi di luar musim memijah. IKG kepiting bakau berkisar dari 0 hingga 38,71% menunjukkan bahwa kepiting berada pada masa belum matang gonad dan akan memijah. Fekunditas kepiting bakau pada TKG IV menunjukkan jumlah telur yang akan memijah 1.348.666-4.922.500 butir. Kualitas lingkungan (suhu, salinitas dan pH air) berada pada kondisi normal.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK