MAKNA GERAK TARI SAMAN DI KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MAKNA GERAK TARI SAMAN DI KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

Nilawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0206102030018

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

792.891

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci : Makna, Gerak, Tari, Saman

Skripsi ini berjudul "Makna Gerak Tari Saman di Kabaabaupaten Nagan Raya" yang bertujuan untuk menemukan makna yang terkandung dalam gerak tarian saman di Kabupaten Nagan Raya. Data-data penunjang dalam menuliskan skripsi ini diperoleh dari data primer yaitu dari hasil wawancara dan observasi di daerah penelitian yaitu dengan cara penulis berinteraksi langsung dengan narasumber tari saman yang berkembang di Kabupaten Nagan Raya serta data sekunder yang diperoleh dari berbagai referensi dan literatur atau buku tentang tarian saman yang berkembang di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Pengolahan data dan analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif menggunakan teknik wawancara dan observasi. Adapun berbagai ragam gerak yang terdapat dalam tari saman yang berkembang di Kabupaten Nagan Raya yaitu gerakan molee, gerakan saleum, gerakan jaroe tik bareh, gerakan jaroe ayeum, gerakan jaroe bantai, gerakan tiwah cie nanggroe, gerakan jaroe ie laot, gerakan jaroe di babah kila, gerakan si mirah-mirah dan gerakan jaroe koeot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan molee merupakan gerakan permulaan dalam saman di Nagan raya dimaknai bahwa gerakan ini diciptakan untuk membedakan gerakan-gerakan saman di Nagan Raya dengan saman yang lain. Gerakan saleum bermakna bahwa masyarakat Nagan Raya yang saling
menghormati satu sama lain dengan saling keterikatan antara satu individu dengan
individu lain dan satu golongan dengan golongan yang lain. Gerakan jaroe tile
bareh menunjukkan bahwa masyarakat Aceh ingin menunjukkan kepada dunia luar bagaimana kekuatan yang dimiliki oleh rakyat Aceh. Gerakan jaroe ayeum dimaknai dengan gerakan yang melambangkan kebanggaan dan keceriaan dari masyarakat. Gerakan jaroe bantai menunjukkan bahwa saling mendukung antara satu sama lain dan saling menjaga tali silaturahmi antara rakyat Aceh. Gerakan tiwah cie nanggroe bermakna bahwa gerakan ini menceritakan asal terciptanya tari saman di Kabupaten Nagan Raya Gerakan jaroe ie laot melambangkan bahwa nenek moyang bangsa Aceh merupakan para pelaut-pelaut ulung dan tangguh yang membela bangsa Aceh. Gerakan jaroe dibabah kila bermakna bahwa sejarah terciptanya tari saman di suatu kampung di Nagan Raya, gerakan jaroe si mirah-mirah merupakan gerakan untuk menunjukkan keindahan gerakan saman di Nagan Raya dan gerakan jaroe koeot merupakan gerakan penutup untuk rnenghormati para tamu-tamu yang datang berkunjung ke Nagan Raya






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK