KUALITAS AIR PADA BUDIDAYA UDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI) SISTEM BIOFLOK DENGAN PADAT PENEBARAN TINGGI DI ALUE NAGA KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    KARYA KERJA ILMIAH

KUALITAS AIR PADA BUDIDAYA UDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI) SISTEM BIOFLOK DENGAN PADAT PENEBARAN TINGGI DI ALUE NAGA KOTA BANDA ACEH


Pengarang
Dosen Pembimbing

Nurfadillah - 198409072019032017 - Dosen Pembimbing I
Ichsan - 198612242014011101 - Dosen Pembimbing II
1984050120080110007 - - - Penguji
Iko Imelda Arisa - 198601242020122002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1711102010050

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

639.68

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Budidaya udang vaname sistem bioflok dapat mengurangi dosis pakan sebesar
10% karena bioflok dapat dimanfaatkan sebagai substansi pakan bagi udang vaname.
Pemberian pakan yang optimal akan meningkatkan kualitas air budidaya, sehingga
dapat meminimalkan pergantian air dan menekan pembuangan limbah ke lingkungan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas air budidaya udang vaname sistem
bioflok dengan padat penebaran tinggi di Alue Naga Kota Banda Aceh. Penelitian ini
terdiri atas 4 kolam perlakuan dengan dua macam padat penebaran. Pada kolam 4 dan
kolam 5 yaitu padat tebar yang diteliti 305 ekor/m2
untuk kolam tebar 15400 ekor
udang vaname. Pada kolam 6 dan kolam 7 terdapat padat tebar 350 ekor/m2 untuk
kolam tebar 17600 ekor udang vaname. Sampel air kolam dimasukkan ke dalam botol
sampel sebanyak 600 ml. Pengukuran parameter fisik perairan meliputi suhu, pH, DO
dan salinitas. Pengukuran parameter kimia perairan meliputi TAN, nitrit, nitrat dan
alkalinitas. Hasil pengukuran uji fisik air yang diperoleh pada kolam 4 yaitu kisaran
nilai suhu air sebesar 28,5-33,4 ºC, pH air sebesar 6,8-8,3, DO air sebesar 3,7-6,3 ppm
dan salinitas sebesar 13-16 ppt. Pada kolam 5 diperoleh kisaran nilai suhu air sebesar
28,7-33,7 ºC, pH air sebesar 6,9-8,6, DO air sebesar 3,9-6,3 ppm dan salinitas sebesar
12-16 ppt. Pada kolam 6 diperoleh kisaran nilai suhu air sebesar 28-33,4 ºC, pH air
sebesar 7,2-8,4, DO air sebesar 3,2-6,1 ppm dan salinitas sebesar 12-16 ppt. Pada
kolam 7 diperoleh kisaran nilai suhu air sebesar 28-33,9 ºC, pH air sebesar 6,9-8,3,
DO air sebesar 3,2-6,2 ppm dan salinitas sebesar 12-16 ppt. Hasil pengukuran uji kimia
air yang diperoleh pada kolam 4 yaitu kisaran nilai TAN sebesar 0,11-0,168 mg/l, nitrit
sebesar 0,037-7,58 mg/l, nitrat sebesar 6,6-155 mg/l, alkalinitas sebesar 60-33 mg/l.
Pada kolam 5 yaitu kisaran nilai TAN sebesar 0,1-0,3 mg/l, nitrit sebesar 0,02-12 mg/l,
nitrat sebesar 21,6-131 mg/l, alkalinitas sebesar 70-320 mg/l. Pada kolam 6 yaitu
kisaran nilai TAN sebesar 0,06-0,32 mg/l, nitrit sebesar 0,054-12 mg/l, nitrat sebesar
13,4-119 mg/l, alkalinitas sebesar 40-290 mg/l. Pada kolam 7 yaitu kisaran nilai TAN
sebesar 0,05-0,7 mg/l, nitrit sebesar 0,059-9,29 mg/l, nitrat sebesar 3,6-71,9 mg/l,
alkalinitas sebesar 138-300 mg/l. Total produksi udang pada kolam 4 sebanyak 133 kg
dan total pakan 214,66 kg dengan size 66,6 kg/ekor. Pada kolam 5 sebanyak 132 kg
dan total pakan 214,67 kg dengan size 67,2 kg/ekor. Pada kolam 6 sebanyak 152 kg
dan total pakan 245,31 kg dengan size 66,6 kg/ekor. Pada kolam 7 sebanyak 148 kg
dan total pakan 245,32 kg dengan size 68,49 kg/ekor. Nilai SR pada kolam 4 adalah
86% dengan FCR 1.61, nilai SR pada kolam 5 nilai adalah 85% dengan FCR 1.63,
nilai SR pada kolam 6 adalah 86% dengan FCR 1.61, dan nilai SR pada kolam 7 adalah
83% dengan FCR 1.66. Oleh karena itu, budidaya udang vaname dengan sistem
bioflok lebih menguntungkan bagi pembudidaya karena dapat meningkatkan jumlah
produksi udang dengan penggunaan jumlah pakan yang lebih sedikit dan
meningkatkan kualitas air di tambak.
Kata kunci: Bioflok, kualitas air, SR, udang vaname

Intensive culture of vaname shrimp with biofloc system can reduce feed dose 10% because biofloc can be used as feed for vannamei shrimp. Optimal feed will to increase water quality, thus minimize changes in water and suppress waste into the environment. Therefor, this study aims was to determine the water quality of vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) cultured biofloc system with high stock density in Alue Naga, Banda Aceh. This study consisting of 4 treatment ponds with 2 kinds of stock density. In ponds 4 and 5, the stock density was 305 fish/m2 for stock ponds of 15,400 vaname shrimp. In ponds 6 and 7 there was a stock density of 350 fish/m2 for a stock ponds of 17600 vaname shrimp. The pond water sample was put into a 600 ml sample bottle. Measurement of physical parameters of the waters include temperature, pH, DO and salinity. Measurement of water chemical parameters include TAN, nitrite, nitrate and alkalinity. The results of the observation of the physical quality of water in pond 4 is include water temperature of 28,5-33,4 ºC, pH of 6,8-8,3, DO of 3,7-6,3 ppm, and salinity of 13-16 ppt. In pond 5 is include water temperature of 28,7-33,7 ºC, pH of 6,9-8,6, DO of 3,9-6,3 ppm, and salinity of 12-16 ppt. In pond 6 is include water temperature of 28-33,4 ºC, pH of 7,2-8,4, DO of 3,2-6,1 ppm, and salinity of 12-16 ppt. In pond 7 is include water temperature of 28-33,9 ºC, pH of 6,9-8,3, DO of 3,2- 6,2 ppm, and salinity of 12-16 ppt. The results of the observation of the chemical quality of water in pond 4 is include TAN of 0,11-0,168 mg/l, nitrite of 0,037-7,58 mg/l, nitrate of 6,6-155 mg/l, and alkalinity of 60-33 mg/l. In pond 5 is include TAN of 0,1-0,3 mg/l, nitrite of 0,02-12 mg/l, nitrate of 21,6-131 mg/l, and alkalinity of 70- 320 mg/l. In pond 6 is include TAN of 0,06-0,32 mg/l, nitrite 0,054-12 mg/l, nitrate of 13,4-119 mg/l, and alkalinity of 40-290 mg/l. In pond 7 is include TAN of 0,05-0,7 mg/l, nitrite of 0,059-9,29 mg/l, nitrate 3,6-71,9 mg/l, and alkalinity of 138-300 mg/l. The total production of shrimp in pond 4 was 133 kg and total feed was 214.66 kg with a size was 66,6 kg. The total production of shrimp in pond 5 was 132 kg and total feed was 214.67 kg with a size was 67,2 kg. The total production of shrimp in pond 6 was 152 kg and total feed was 245,31 kg with a size was 66,6 kg. The total production of shrimp in pond 7 was 148 kg and total feed was 245,32 kg with a size was 68,49 kg. The SR value in pond 4 was 86% with FCR was 1.61, the SR value in pond 5 was 85% with FCR was 1.63, the SR value in pond 6 was 86% with FCR was 1.66, and the SR value in pond 7 was SR 83% with FCR was 1.66. Therefore, vannamei shrimp culture with biofloc system more profitable for cultivators because it can increase shrimp production with the use of less feed and and improve water quality in ponds. Keywords: Bioflock, water of quality, SR, vannamei shrimp

Citation



    SERVICES DESK