TANGGAPAN GURU BIDANG STUDI EKONOMI DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI DI SMP NEGERI KOTA LHOKSEUMAWE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TANGGAPAN GURU BIDANG STUDI EKONOMI DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI DI SMP NEGERI KOTA LHOKSEUMAWE


Pengarang

Taufiq Yati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0161130055

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Ekonomi (S1) / PDDIKTI : 87203

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2005

Bahasa

Indonesia

No Classification

375

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Guru sebagai salah satu unsur penentu keberhasilan pendidikan merupakan objek utama dari skenario perubahan kurikulum 1994 ke kurikulum 2004 (Kurikulum Berbasis Kompetensi). Kurirkulum 2004 merupakan desain atau pola kurikulum yang menekankan pada sejumlah kemampuan khusus (Specifik Competencies). Berbeda dengan kurikulum lainnya, desain KBK memiliki hubungan langsung dengan tujuan, aktifitas belajar, dan pelaksanaannya (Perfomance). Namun dalam kenyataan sekarang ini masih banyak guru ataupun siswa yang belum mengerti apa makna dari KBK itu sendiri. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tanggapan dan apakah yang menjadi problema khususnya guru ekonomi dalam pelaksanaan kurikulum 2004 di SMP Negeri kota Lhoksemawe. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru mata pelajaran ekonomi se kota Lhoksemawe, yang terdiri dari 11 SMP Negeri kota Lhoksemawe, sedangkan yang menjadi sampelnya adalah 20 orang guru ekonomi di 5 SMP Negeri kota Lhoksemawe yang telah menerapkan KBK. Data penelitian ini diperoleh dengan mengedarkan angket, dan diolah dengan menggunakan statistik sederhana yaitu persentase. Berdasarkan hasil pengolahan data, maka guru ekonomi SMP Negeri Lhokseumawe berasumsi bahwa kurikulum 2004 sudah relevan untuk diterapkan di SMP Negeni kota Lhoksemawe (75%). Problema yang dihadapi guru dalarn penerapan KBK itu sendiri terdapat pada keterbatasan media pembelajaran (65 %), waktu tersedia kurang karena metode yang digunakan lebih mendasar (50%), kurangnya alat peraga (75%), penentuan media clan surnber pembelajaran (55%) dan disaat penyusunan satuan pembelajaran (100%)



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK