PERILAKU KAWIN PADA KUDA GAYO JANTAN DENGAN SISTEM PEMELIHARAAN KONVENSIONAL DAN NON KONVENSIONAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERILAKU KAWIN PADA KUDA GAYO JANTAN DENGAN SISTEM PEMELIHARAAN KONVENSIONAL DAN NON KONVENSIONAL


Pengarang
Dosen Pembimbing

Juli Melia - 197701112008122002 - Dosen Pembimbing I
Mulyadi Adam - 196111111987031001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1702101010052

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

636.1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perilaku kawin merupakan bagian dari proses reproduksi pada seekor hewan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perilaku kawin pada kuda gayo jantan dengan sistem pemeliharaan konvensional dan non konvensional. Kuda gayo jantan (n=2) dibagi dalam 2 kelompok pemeliharaan (n=1), K1 dipelihara secara konvensional dan K2 dipelihara secara non konvensional. Kuda gayo jantan (K1) dikawinkan dengan 3 ekor kuda gayo betina yang juga dipelihara secara konvensional. Kuda gayo jantan (K2) dikawinkan dengan 3 ekor kuda gayo betina yang dipelihara secara non konvensional. Semua kuda gayo betina disinkronisasi dengan metode injeksi ganda PGF2α (7,5 mg/ekor) secara intra muskular dengan interval waktu 10 hari. Setelah terlihat tanda-tanda estrus maksimal (skor 4) kuda betina dikawinkan dengan kuda gayo jantan. Dilakukan pengamatan perilaku kawin pada K1 dan K2. Data gambaran perilaku kawin dilaporkan secara deskriptif dan waktu munculnya perilaku kawin pada K1 dan K2 dianalisis dengan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 tahapan umum perilaku kawin pada kuda gayo jantan yaitu precopulatory, copulatory, dan postcopulatory. Durasi tahap precopulatory dan copulatory berbeda secara nyata (P0,05). Hasil analisis terhadap perilaku kawin yang spesifik menunjukkan perbedaan yang nyata (P

Mating behavior is part of the reproductive process in an animal. The aim of this study was to determine the differences the mating behavior of gayo stallion with conventional and non-conventional rearing systems. Gayo stallions (n=2) were divided into 2 rearing groups (n=1), K1 reared conventionally and K2 reared non conventionally. Gayo stallions (K1) was mated with 3 gayo mares which were also reared conventionally. Gayo stallion (K2) was mated with 3 gayo mares that were reared non conventionally. Gayo mares were synchronized with double injection of PGF2α (7.5 mg sec.i.m).After showing signs of maximum estrus (score 4) the female horse was mated with a male gayo horse. The mating behavior was observed in K1 and K2. The description of mating behavior was reported descriptively and the timing of mating behavior in K1 and K2 was analyzed by T test. The results showed that there were 3 general stages of mating behavior in gayo stallions ; precopulatory, copulatory, and postcopulatory. The duration of the precopulatory and copulatory stages was significantly different (P0.05). The results of the analysis of specific mating behavior showed significant differences (P

Citation



    SERVICES DESK