KARAKTERISTIK KANDUNGAN DNA, RNA, PROTEIN DAN KOLESTEROL OTOT DADA (M. PECTORALIS MAJOR) DAN OTOT PAHA (M. GASTROCNEMIUS) AYAM LOKAL PEDAGING UNGGUL AKIBAT SUBSTITUSI PAKAN FERMENTASI KIAPU (PISTIA STRATIOTES L) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

KARAKTERISTIK KANDUNGAN DNA, RNA, PROTEIN DAN KOLESTEROL OTOT DADA (M. PECTORALIS MAJOR) DAN OTOT PAHA (M. GASTROCNEMIUS) AYAM LOKAL PEDAGING UNGGUL AKIBAT SUBSTITUSI PAKAN FERMENTASI KIAPU (PISTIA STRATIOTES L)


Pengarang

Sri Jeksi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1905204010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S2) / PDDIKTI : 54131

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian terkait peningkatan mutu genetik ayam lokal telah dilakukan di Laborotorium Lapang Peternakan, Universitas Syiah Kuala untuk menghasilkan ayam lokal pedaging unggul (ALPU) yang bertujuan meningkatkan kecepatan pertumbuhan dan produksi. Keunggulan ALPU sebagai alternatif kandidat ayam pedaging karena pertumbuhan cepat dan dapat dipanen pada umur 6 minggu dengan nilai jual yang lebih menguntungkan (Yaman, 2010). Saat ini, turunan ayam ALPU terus dikembangkan dengan pendekatan genetik, produksi dan reproduksi untuk menghasilkan ayam lokal komersial dengan kemampuan produksi yang lebih optimal. Untuk itu perlu dipelajari lebih lanjut peran mekanisme pertumbuhan intraseluler kaitan fungsi pakan dengan sintesis protein pada komponen utama produksi ayam pedaging yaitu otot dada dan otot paha dalam memacu produksi ALPU. Penelitian diperlukan guna menentukan strategi lebih lanjut dalam memanfaatkan pakan fermentasi yang menggunakan materi penyusun non-konvensional seperti kiapu (Pistia stratiotes L) sehingga dapat dihasilkan pakan fermentasi yang efektif serta efisien mampu memacu sintesis protein di dalam jaringan otot dada (M. Pectoralis major) dan paha (M. Gastrocnemius) yang dapat dievaluasi melalui perubahan kandungan DNA, RNA, protein dan kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian pakan organik terhadap perubahan karakteristik seluler total DNA, RNA, protein dan kolesterol pada otot dada dan paha ALPU pada masa pertumbuhan awal. Penelitian ini bersifat eksperimental yang menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan perlakuan kontrol dan level pemberian pakan fermentasi kiapu. Materi penelitian yaitu ALPU unsex sebanyak 72 ekor, dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin dan perlakuan pakan (P0, P1 pemberian 20% pakan fermentasi kiapu dan P2 pemberian 30% pakan fermentasi kiapu). Parameter penelitian meliputi: konsumsi pakan, pertambahan berat badan, berat otot dada, berat otot paha, konversi pakan dan efisiensi pakan. Untuk parameter seluler berupa: protein intake, total protein, total kolesterol, total DNA dan total RNA di dalam otot dada dan otot paha ALPU umur 7 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan jenis pakan akibat subtitusi pakan fermentasi kiapu sebanyak 20-30% tidak memberikan pengaruh negatif terhadap konsumsi pakan, pertambahan berat badan, berat otot dada, berat otot paha, konversi pakan dan efisiensi pakan. Subtitusi pakan fermentasi kiapu sebanyak 20-30% dalam pakan komersial mampu memacu berat badan ALPU sampai umur 7 minggu setara dengan pemberian 100% pakan komersial melalui peningkatan konversi dan efisiensi pakan. Selain itu jumlah protein intake dari pakan fermentasi kiapu mampu memenuhi kebutuhan ALPU jantan dan betina untuk mepertahankan berat otot serta protein otot dada dan paha pada ayam jantan dan betina ALPU sebanding dengan perlakuan 100% pakan komersial. Penggunaan 20-30% pakan fermentasi kiapu dapat mempengaruhi proses sintesis protein otot dada dan paha ayam jantan maupun ayam betina melalui perubahan total DNA dalam otot. Terdapat interaksi antara perbedaan jenis kelamin dan perbedaan pakan terhadap perubahan kadar total DNA pada otot dada. Namun perlakuan pakan fermentasi tidak mempengaruhi total kolesterol dalam otot dada dan paha ALPU jantan dan betina. Perbedaan total protein dan total DNA otot dada dan paha ALPU jantan dan betina karena perbedaan sifat pertumbuhan otot ALPU dalam merespon ketersediaan zat gizi pakan fermentasi kiapu. Fenomena ini menunjukkan bahwa regulasi sintesis protein melalui proses transkripsi dan translasi pada otot dada dan paha ALPU baik jantan maupun betina akibat pemberian pakan fermentasi kiapu dipengaruhi oleh perubahan total protein otot dan DNA otot. Selain itu pemberian pakan fermentasi kiapu juga tidak mempengaruh kandungan kolesterol baik pada daging dada maupun daging paha ALPU. Pemberian pakan mengandung 20% pakan fermentasi kiapu lebih efektif mendukung pertumbuhan seluler otot dada dan otot paha ayam ALPU betina melalui perubahan total protein dan DNA sehingga sangat layak digunakan sebagai pakan ALPU pada masa awal pertumbuhan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK