UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH) TERHADAP BAKTERI GRAM POSITIF KLINIS DAN NON KLINIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH) TERHADAP BAKTERI GRAM POSITIF KLINIS DAN NON KLINIS


Pengarang

Vianita Apriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1608109010010

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Farmasi (S1) / PDDIKTI : 48201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang dikenal dengan nama minyak nilam. Patchouli alcohol ialah salah satu komponen pada minyak nilam dan memiliki kemampuan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri minyak nilam asal Aceh Selatan terhadap beberapa bakteri Gram positif yaitu Staphylococcus aureus ATCC 25923, Staphyococcus epidermidis ATCC 13223 dan Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode sumuran dengan variasi konsentrasi minyak nilam yaitu 5; 10; 20 dan 30%. Hasil karakterisasi menunjukkan warna minyak nilam yaitu kuning, nilai indeks bias 1,510, nilai bobot jenis 0,937 dan nilai bilangan asam yaitu 2,10%. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa minyak nilam memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri S. aureus, S. epidermidis dan MRSA dengan diameter zona hambat terbesar berada pada konsentrasi 30% berturut-turut yaitu 8,03; 9,04 dan 7,25 mm.
Kata kunci: Antibakteri, Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA), Minyak nilam, Patchouli alcohol, Staphylococcus aureus, Staphyococcus epidermidis.



Patchouli (Pogostemon cablin Benth) is an essential oil-producing plant known as patchouli oil. Patchouli alcohol is one of the components in patchouli oil and has antibacterial properties. The purpose of this study was to determine the antibacterial activity of patchouli oil from South Aceh against several Gram positive bacteria, namely Staphylococcus aureus ATCC 25923, Staphylococcus epidermidis ATCC 13223 and Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Testing for antibacterial activity was carried out using the well method with variations in the concentration of patchouli oil, namely 5; 10; 20 and 30%. The characterization results showed that the color of patchouli oil was yellow, the refractive index value was 1.510, the specific gravity value was 0.937 and the acid number value was 2.10%. The results of the antibacterial activity test showed that patchouli oil had antibacterial activity against S. aureus, S. epidermidis and MRSA bacteria with the largest inhibition zone diameter at a concentration of 30%, serially, that is 8.03; 9.04 and 7.25 mm.
Keywords: Antibacterial, Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA), Patchouli alcohol, Patchouli oil, Staphylococcus aureus, Staphyococcus epidermidis.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK