KENDALA GURU DALAM MENGIMPLEMENTASI PROGRAM PEMBELAJARAN DARING DI SD NEGERI 56 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

KENDALA GURU DALAM MENGIMPLEMENTASI PROGRAM PEMBELAJARAN DARING DI SD NEGERI 56 BANDA ACEH


Pengarang

ASMAUL HUSNA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pembelajaran daring adalah pembelajaran jarak jauh yang dilakukan dimana saja selama memiliki koneksi internet. Proses pembelajaran daring merupakan proses belajar-mengajar yang sering digunakan pada masa sekarang ini. Jika dilihat secara sekilas, pembelajaran daring nampak begitu mudah. Akan tetapi, pembelajaran daring ini merupakan hal baru dan menantang bagi kalangan guru. Dikarenakan banyak guru yang mengalami kendala dalam melaksanakan proses pembelajaran daring. Berdasarkaan kendala-kendala yang dialami oleh guru, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja kendala guru dalam mengimplementasi program pembelajaran daring dan bertujuan untuk mendeskripsikan kendala guru dalam mengimplementasi program pembelajaran daring di SD Negeri 56 Banda Aceh. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas di SD Negeri 56 Banda Aceh yang berjumlah 12 orang. Dalam teknik
pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Untuk mengolah data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing and verification).
Berdasarkan hasil penelitian, yang dilaksanakan di SD Negeri 56 Banda Aceh kendala yang guru alami dalam mengimplementasi program pembelajaran daring yaitu, pertama; guru kesulitan menggunakan aplikasi, seperti sulit melakukan log in dan meng-upload materi pembelajaran, kedua; jaringan internet yang lambat dan tidak stabil, ketiga; guru tidak terlalu paham cara menggunakan alat komunikasi, khususnya laptop, keempat; guru tidak dapat mengontrol peserta didik untuk mengumpulkan tugas tepat waktu, kelima; kurangnya kerja sama antara guru dan orang tua peserta didik, keenam; guru mengalami kesulitan dalam mengawasi peserta didik selama proses pembelajaran, dan ketujuh; guru tidak dapat memberi nilai murni karena sebagian peserta didik meminta orang tua mereka untuk mengerjakan tugas yang guru berikan.
Simpulan dalam penelitian ini adalah pengimplementasi pembelajaran daring di SD Negeri 56 Banda Aceh guru banyak mengalami kendala-kendala selama proses pembelajaran daring baik dari guru maupun peserta didik. Hal ini, dikarenakan guru kurang memahami mengenai pelaksanaan proses pembelajaran daring dan guru masih harus mengalami penyesuaian karena perubahan yang terjadi secara mendadak dari tatap muka menjadi pembelajaran daring.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK