STUDI KERENTANAN BANGUNAN SEKOLAH DUA LANTAI DENGAN KONSTRUKSI BETON BERTULANG DI BANDA ACEH TERHADAP BAHAYA GEMPA DAN TSUNAMI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

STUDI KERENTANAN BANGUNAN SEKOLAH DUA LANTAI DENGAN KONSTRUKSI BETON BERTULANG DI BANDA ACEH TERHADAP BAHAYA GEMPA DAN TSUNAMI


Pengarang

SAUSAN ZAHRAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1704201010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

690

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kota Banda Aceh terletak di antara dua patahan segmen, yaitu segmen Aceh dan segmen Seulimum. Hal ini mengakibatkan Kota Banda Aceh menjadi daerah yang rawan akan terjadinya gempa. Peristiwa gempa dan tsunami tahun 2004 menimbulkan korban jiwa dan kerusakan pada fasilitas diantara fasilitas pendidikan yaitu bangunan sekolah. Pasca tsunami 2004 pembangunan kembali sekolah-sekolah tetap pada lokasi sebelumnya, maka perlunya dilakukan penilaian kerentanan terhadap bangunan sekolah untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan proses belajar mengajar di daerah berdampak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas struktur bangunan sekolah dengan konstruksi beton bertulang terhadap gempa dan tsunami di Kota Banda Aceh sehingga dapat melihat kerentanan bangunan tersebut berdasarkan tabel batasan kinerja. Objek pada penelitian yaitu dua tipikal bangunan sekolah lantai dua dengan berkonstruksi beton bertulang yang berada di Kota Banda Aceh. Adapun bangunan yang dipilih adalah SDN 48 di kecamatan Meuraxa dan SDN 8 di Kecamatan Kutaraja. Pemodelan struktur bangunan sekolah dengan menggunakan software SAP2000, dan menginput beban mati, beban hidup, beban gempa yang terdiri dari gempa Sumatera-Andaman 2004 dan perkiraan peta sumber gempa 2017 yang dianalisis dengan menggunakan analisis pushover, dan beban tsunami berdasarkan ketinggian genangan pada lokasi bangunan sekolah tersebut. Dari hasil penelitian diperoleh simpangan antar tingkat bangunan SDN 48 dan SDN 8 akibat beban gempa Andaman 2004, perkiraan peta sumber gempa 2017 dan akibat tsunami tidak memenuhi simpangan antar tingkat izin. Dari kurva kapasitas untuk kedua bangunan diperoleh bahwa SDN 48 memiliki perpindahan lebih besar akibat beban gempa andaman 2004 sedangkan SDN 8 nilai perpindahannya lebih besar akibat perkiraan peta sumber gempa 2017. Apabila dilihat dari kurva kerapuhan yang telah dikembangkan, probabilitas tingkat kerusakan akibat gempa untuk kedua bangunan sekolah ada pada tingkat kerusakan ringan dan sedang. Sedangkan, akibat beban tsunami pada lokasi tersebut yang mencapai 7 meter probabilitas dari kurva kerapuhanya adalah pada tingkat kerusakan total.

Kata Kunci: Bangunan Sekolah; Analisis Pushover; Tsunami; Kurva Kapasitas; Kurva Kerapuhan; Tingkat Kerusakan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK