PENGARUH FLUKTUASI MUKA AIR WADUK TERHADAP POTENSI AKUMULASI SEDIMEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PENGARUH FLUKTUASI MUKA AIR WADUK TERHADAP POTENSI AKUMULASI SEDIMEN


Pengarang

GHOFAR HADI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1704201010022

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sedimen pada dasar dan lembah Waduk Keuliling mengakibatkan tampungan efektif waduk berkurang. Hal ini menyebabkan rencana umur layanan waduk selama 50 tahun rentan tidak tercapai. Sedimentasi merupakan fenomena alam yang tidak dapat dihindari. Namun volume sedimen dapat diperlambat melalui kegiatan pembatasan fluktuasi muka air waduk. Fluktuasi muka air waduk yang tidak dibatasi akan mengakibatkan perubahan tekanan air pori pada tebing waduk sehingga menyebabkan tebing tidak stabil, kemudian longsor. Longsoran tersebut akan mengisi waduk sehingga berpotensi terhadap akumulasi sedimen. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui berapa potensi sedimen yang dihasilkan oleh longsoran tebing waduk karena fluktuasi muka air waduk. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode penelitian survei lapangan dan analisis data. Data primer didapat dengan melakukan pengukuran lapangan, parameter tanah diperoleh dari hasil uji laboratorium mekanika tanah sedangkan data sekunder muka air harian waduk untuk mengetahui fluktuasi muka air diperoleh dari instansi terkait. Menggunakan metode pendekatan persamaan untuk analisa Angka Faktor Keamanan (Fs), dan Volume Sedimen (Vb). Berdasarkan pengujian laboratorium, menurut klasifikasi Unified tanah tergolong dalam 3 jenis sedangkan menurut klasifikasi AASHTO tanah tergolong dalam 1 jenis. Pengaruh fluktuasi muka air waduk terhadap analisa Fs menunjukan bahwa Zona A dan Zona C tidak aman dengan nilai rata-rata Fs adalah 0,52 dan 0,99 atau tebing dalam kondisi kritis kemudian longsor. Hasil perhitungan Vb, Zona A berpotensi menghasilkan longsoran terbesar dengan nilai rata-rata 3,404 miliar m3 dan Zona B menjadi terkecil dengan nilai rata-rata 436 juta m3. Pengaruh penurunan muka air waduk menunjukan bahwa Fs semakin kecil atau kondisi tebing semakin kritis sehingga berpotensi pada peningkatan jumlah Vb yang mengisi tampungan efektif waduk.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK