MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM PENERAPAN PROSES PEMBELAJARAN MASA PANDEMI COVID-19 PADA SLB NEGERI DI KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM PENERAPAN PROSES PEMBELAJARAN MASA PANDEMI COVID-19 PADA SLB NEGERI DI KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Musliadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1909200050010

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM PENERAPAN PROSES
PEMBELAJARAN MASA PANDEMI COVID-19 PADA SLB
NEGERI DI KABUPATEN PIDIE
Oleh : Musliadi
NPM : 1909200050010
Komisi Pembimbing:
1. Prof. Dr. Cut Zahri Harun, M. Pd.
2. Dr. Bahrun, M. Pd.
ABSTRAK
Manajemen kepala sekolah adalah kunci terlaksananya proses pembelajaran bagi
anak berkebutuhan khusus pada masa pandemi Covid-19 di SLB. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui manajemen kepala sekolah dalam penerapan proses
pembelajaran masa pandemi Covid-19 pada SLB Negeri di Kabupaten Pidie,
meliputi perencanaan, strategi pelaksanaan, pembinaan, dan kendala-kendala yang
dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan
studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah: kepala sekolah, guru, dan pengawas
sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan penerapan proses
pembelajaran masa pandemi Covid-19 pada SLB Negeri di Kabupaten Pidie sudah
dilakukan dengan baik dan fleksibel sesuai dengan kondisi pola pembelajaran di
masa pandemi; (2) Strategi kepala sekolah dalam penerapan proses pembelajaran
pada masa pandemi Covid-19 adalah membentuk tim gugus tugas penanganan
Covid-19 tingkat sekolah. Saat sekolah tutup, pembelajaran dilakukan dengan pola
daring sedangkan saat tatap muka pembelajaran dilakukan dengan mengedepankan
protokol kesehatan. Salah satu kelemahan manajemen kepala sekolah adalah tidak
melakukan supervisi terhadap guru di masa pandemi; (3) Pembinaan dilakukan
dengan teknik langsung dan tidak langsung. Melakukan monitoring penerapan
protokol kesehatan selama pembelajaran. Hasil pengawasan menunjukkan ada
permasalahan dalam pembelajaran daring dan tatap muka; dan (4) Kendala yang
dihadapi adalah pembelajaran dengan pola daring tidak berjalan efektif sedangkan
pada pembelajaran pola tatap muka kepatuhan terhadap protokol kesehatan sangat
rendah.
Kata Kunci: Manajemen, Pembelajaran, Pandemi, dan Covid-19

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK