//

STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 508/PID.SUS/2020/PN BDG TENTANG KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG MENGAKIBATKAN MATINYA KORBAN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang MAULIDYA RAHMA AGUSTINA - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK MAULIDYA RAHMA AGUSTINA, 2021 STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 508/PID.SUS/ 2020/PN BDG TENTANG KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG MENGAKIBATKAN MATINYA KORBAN Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (v,64), pp., app., bibl. Nursiti, S.H., M. Hum. Jaksa Penuntut Umum dalam Putusan Pengadilan Negeri Bandung Nomor 508/Pid.Sus/2020/PN Bdg mendakwa Agus Subardiono telah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan matinya korban dengan surat dakwaan dalam bentuk tunggal. Hal ini dinilai tidak tepat mengingat tindak pidana yang dilakukan terdakwa termasuk tindak pidana berat. Selain itu, Majelis Hakim dalam putusan ini tidak memperhatikan fakta-fakta di persidangan dan menjatuhkan pidana yang ringan. Penulisan studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai tidak tepatnya Jaksa Penuntut Umum dalam mengkualifikasi jenis tindak pidana yang dilakukan terdakwa dan penggunaan jenis dakwaan tunggal dalam menuntut terdakwa serta pertimbangan majelis hakim yang tidak memperhatikan fakta-fakta persidangan. Penelitian ini merupakan studi kasus yang apabila dilihat dari tujuannya termasuk pada jenis penelitian normatif (Normative Legal Research). Studi yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan melakukan serangkaian kegiatan mencari, membaca, menelaah dan mengutip buku-buku dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan objek dalam penelitian ini. Alat penelitian yang digunakan adalah studi dokumen hukum berupa putusan pengadilan yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jaksa Penuntut Umum tidak tepat dalam mengkualifikasi tindak pidana yang dilakukan terdakwa kepada korban dengan Pasal 44 Ayat (3) UU No. 23 Tahun 2004 tentang PKDRT, karena faktanya terdakwa menggunakan senjata tajam dan terdapat jeda waktu antara persiapan dan pelaksanaan tindak pidana. Atas perbuatannya tersebut terdakwa lebih tepat dikualifikasikan dengan tindak pidana pembunuhan berencana pada Pasal 340 KUHP. Bahwa meninggalnya korban pada Pasal 44 Ayat (3) UU PKDRT adalah akibat dari kekerasan fisik, sedangkan yang dilakukan oleh terdakwa adalah perbuatan dengan sengaja dan berencana menghilangkan nyawa seseorang yang merupakan istrinya. Tindakan Jaksa Penuntut Umum menggunakan dakwaan tunggal juga dapat berisiko terdakwa dinyatakan tidak bersalah jika dakwaan tidak terbukti. Hakim seharusnya mempertimbangkan fakta-fakta persidangan yang menunjukkan kekejaman perbuatan terdakwa sehingga dapat menjatuhkan sanksi yang lebih berat. Disarankan kepada Jaksa Penuntut Umum untuk meningkatkan kepekaan dan ketelitian dalam mengkualifikasi tindak pidana yang terjadi sehingga dapat memberikan batasan yang jelas bagi hakim dalam menentukan putusan. Serta Jaksa Penuntut Umum agar lebih cermat dalam menyusun bentuk surat dakwaan

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

DASAR PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (PENELITIAN DI PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) (Rahmatul Ikrar, 2020)

STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JANTHO NOMOR 138/PID.SUS/2019/PN JTH TENTANG KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (ABDILA FONNA, 2020)

KAJIAN TEORITIS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH NOMOR 77/PID.B/2017/PN.BNA TENTANG TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DALAM RUMAH TANGGA (Herisya Syurahman, 2020)

SIKAP MASYARAKAT TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (TRIA MASEND VEGASARI, 2020)

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAAN DALAM RUMAH TANGGA YANG DILAKUKAN OLEH SUAMI TERHADAP ISTRI (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) (ANGGI THERESIA, 2021)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy