//

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LINGKARAN KECIL LINGKARAN BESAR (INSIDE OUTSIDE CIRCLE) DALAM USAHA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IVA SD NEGERI 6 TANAH JAMBO AYE ACEH UTARA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Cut Suryandayani - Personal Name

Abstrak/Catatan

Kata Kunci: Penerapan model pembelajaran tipe lingkaran kecil lingkaran besar dalam mata pelajaran IPS Berdasarkan hasil observasi terhadap pembelajaran IPS kelas IV SDN 6 Tanah Jambo Aye Aceh Utara , pembelajaran masih menggunakan metode konvensional dan siswa pasif selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) mendeskripsikan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) pada pembelajaran IPS, (2) aktivitas belajar IPS setelah menerapkan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) (3) hasil belajar IPS setelah menerapkan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC). IOC adalah model pembelajaran dengan sistem lingkaran kecil dan lingkaran besar dimana siswa saling membagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur. Hasil belajar adalah pengalaman pengetahuan dan Sikap siswa melalui proses belajar kognitif dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dan Rancangan penelitian yang digunakan adalah PTK (classroom action research). Pelaksanaan PTK mengacu pada model siklus PTK yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart, meliputi empat tahap yaitu 1) planning, 2) acting 3) observation 4) reflecting. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Subyek dari penelitian adalah siswa kelas IV sebanyak 30 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa kelas IV SDN 6 Tanah Jambo Aye Aceh Utara pada pelajaran IPS dengan menggunakan model Inside Outside Circle (IOC) sudah mencapai ketuntasan belajar. Hal ini dapat dilihat dari hasil indikator pada setiap tabel yang menunjukkan kriteria ketuntasan belajar pada setiap siklus I, II dan III, pada test akhir dari 30 orang siswa diperoleh 28 orang siswa dengan nilai rata - rata 76 (93,3%) sudah mencapai kriteria ketuntasan belajar,hanya 2 orang (6,7%) yang belum mencapai ketuntasan belajar. Aktivitas guru dan siswa dalam Proses belajar mengajar pada materi perkembangan teknologi ,telah mencerminkan keterlaksanaan dengan menggunakan model lingkaran kecil lingkaran besar , siswa lebih aktif dalam memecahkan masalah dan dapat mengembangkan kemampuan wawasan siswa secara kreatif, efektif dan menyenangkan.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI IPS MAN DARUSSALAM ACEH BESAR (Liztiawati, 2013)

PENGGUNAAN MODEL KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA DI KELAS XI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2013/2014 (fitri wati, 2014)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATERI LINGKARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 LANGSA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 (Herbet Siburian, 2014)

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE DENGAN TIPE BAMBOO DANCING PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII DI SMPN 6 BANDA ACEH (DITA INDANI, 2019)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER(NHT) PADA MATERI LINGKARAN DI KELAS VIII MTS NEGERI KUTA BARO ACEH BESAR TAHUN AJARAN 2012/2013 (Aula Iwan Prala, 2013)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy