PERBANDINGAN STATUS GIZI BAYI USIA 6-12 BULAN YANG MENDAPAT ASI EKSKLUSIF DAN ASI NON EKSKLUSIF DI PUSKESMAS DARUSSALAM ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBANDINGAN STATUS GIZI BAYI USIA 6-12 BULAN YANG MENDAPAT ASI EKSKLUSIF DAN ASI NON EKSKLUSIF DI PUSKESMAS DARUSSALAM ACEH BESAR


Pengarang

Bemi Oksi Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0807101010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

612.664

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Pemberian ASI secara eksklusif dapat meningkatkan status gizi bayi. Peningkatan status gizi merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesehatan bayi, menurunkan angka kematian bayi serta meningkatkan kemampuan tumbuh kembang fisik, mental dan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan status gizi bayi usia 6-12 bulan yang mendapat ASI eksklusif dan yang mendapat ASI non eksklusif. Penelitian ini merupakan penelitian studi perbandingan dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Februari 2012. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap responden dengan menggunakan kuesioner dan penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan. Didapatkan 50 orang bayi usia 6-12 bulan. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan ada perbedaan (p < 0,05) status gizi antara bayi yang mendapat ASI eksklusif dan yang mendapat ASI non eksklusif (p = 0,000). Uji rasio prevalensi pemberian ASI terhadap status gizi malnutrisi didapatkan nilai 16,000. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan status gizi bayi usia 6-12 bulan yang mendapat ASI ekslusif dan yang mendapat ASI non ekslusif dan bayi yang diberi ASI non eksklusif berpeluang 16 kali untuk menderita malnutrisi daripada bayi yang diberi ASI eksklusif.
Kata Kunci: bayi, status gizi, ASI eksklusif, ASI non eksklusif

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK