//

PROFIL PENJUAL SIRIH DI KAWASAN MASJID RAYA BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ema Tiara - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Tiara, Ema. 2021. Profil Penjual Sirih di Kawasan Masjid Raya Baiturrahman Kota Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Dr. T.M Jamil, M.Si (2) Alfi Syahril FJ, S.Pd., M.Si. Kata Kunci: Profil, Penjual Sirih,Masjid Raya Baiturrahman Kota Banda Aceh Aktivitas yang menemukan antara penjual dengan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli banyak terjadi di pasar-pasar dengan tujuan mendapatkan keuntungan, salah satu jenis pekerjaan yang termasuk sektor informal adalah penjual sirih. Penjual Sirih di Kawasan Masjid Raya Baiturrahman Kota Banda Aceh belum diketahui secara pasti, baik dari segi usia produktif, modal, pendidikan, pengalaman bekerja, jam kerja serta pendapatannya. Penelitian ini berjudul “Profil Penjual Sirih di Kawasan Masjid Raya Baiturrahman Kota Banda Aceh”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil Penjual Sirih di Kawasan Masjid Raya Baiturrahman Kota Banda Aceh dalam aspek usia produktif, modal, pendidikan, pengalaman bekerja, jam kerja dan pendapatan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan jenis penelitian Deskriptif. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 16 orang Penjual Sirih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah penjual sirih di kawasan masjid raya baiturrahman kota banda aceh. Teknik analisis data dilakukan dengan langkah reduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Masyarakat yang bekerja sebagai penjual Sirih di Kota Banda Aceh sebahagian besar berumur 40 tahun sebanyak 50%. Penjual Sirih di Kota Banda Aceh berpendidikan tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 43,75%. Pengalaman bekerja sebagai penjual Sirih selama 1-7 tahun sebanyak 56,25%. Aktivitas berjualan sirih dimulai sekitar 07:30 WIB sampai dengan 23.00 WIB. Penghasilan para penjual sirih di Kota Banda Aceh berkisar Rp200.000/hari sebanyak 50%. Tingkat pendidikan anak penjual sirih dalam masa pendidikan baik SD,SMP, maupun SMA. Jumlah tanggungan keluarga dari 16 (100%) Informan, terdiri dari 14 (87,5%) menanggung keluarga 2-4 orang, kemudian 2 (12,5%) menanggung jumlah anggota keluarga 5-7 orang.  

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KONTRIBUSI PENDAPATAN PEREMPUAN PENJUAL SIRIH TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN KOETA RADJA KOTA BANDA ACEH (Nur Khalis Hajdi, 2021)

DINAMIKA SOSIAL EKONOMI WANITA PENJUAL SIRIH DI KOTA BANDA ACEH PASCA TSUNAMI, 2005-2017 (Alvi Zuhra, 2018)

ANALISIS PENGAKUAN, PENILAIAN, PENYAJIAN DAN PENGUNGKAPAN ASET BERSEJARAH PADA LAPORAN KEUANGAN ENTITAS PEMERINTAH DAERAH ACEH (STUDI KASUS PADA MASJID RAYA BAITURRAHMAN) (Said Ikhsan Ridha, 2016)

ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN DI BAGIAN UTARA MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH (Afrijal, 2019)

EVALUASI KENYAMANAN TERMAL RUANG LUAR MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH (Kamila Bilqis, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy