//

PENGARUH PEMBERIAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP KETEBALAN EPIDERMIS KULIT TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) DALAM PENYEMBUHAN LUKA BAKAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang ANISA MEISTIAWARNI - Personal Name

Abstrak/Catatan

PENGARUH PEMBERIAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (Phyllanthus emblica) TERHADAP KETEBALAN EPIDERMIS KULIT TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DALAM PENYEMBUHAN LUKA BAKAR ABSTRAK Luka bakar dapat disebabkan oleh paparan sumber panas seperti listrik, air panas, bahan kimia, api, radiasi, hasil tindakan medis, serta perubahan fisiologis tubuh. Beberapa agen topikal kimia penyembuh luka bakar memiliki efek tidak baik bagi tubuh. Ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) mengandung saponin, flavonoid dan tannin yang diyakini dapat mempercepat penyembuhan luka bakar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian gel ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) terhadap ketebalan epidermis kulit tikus putih (Rattus norvegicus) dalam mempercepat penyembuhan luka bakar. Digunakan 24 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) yang dibagi atas 4 kelompok perlakuan yaitu Kelompok P1 (kontrol negatif) dioleskan NaCl fisiologis, kelompok P2 dioleskan gel ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) 5%, kelompok P3 dioleskan gel ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) 10%, kelompok P4 (kontrol positif) dioleskan bioplacenton®. Luka bakar dibuat pada area punggung menggunakan plat baja berukuran 2x2 yang dipanaskan selama 5 menit dan tempelkan 5 detik hingga membentuk luka bakar derajat IIa. Gel ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) diberikan 2 kali sehari selama 14 hari. Kemudian dibuat preparat histopatologi dengan pewarnaan HE. Data ketebalan epidermis dianalisis menggunakan uji ANOVA serta uji lanjutan berupa uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian gel ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) dengan konsentrasi 10% efektif terhadap penyembuhan luka bakar, dibuktikan dengan rata-rata tebal epidermis yaitu 64,01±9,08c µm yang memiliki tebal paling tipis daripada perlakuan lainnya. Kata kunci: ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica), gel, epidermis xi THE EFFECT ETHANOL EXTRACT OF MALACCA LEAVES (PHYLLANTHUS EMBLICA) GEL TO EPIDERMIS THICKNESS OF WHITE RAT (RATTUS NORVEGICUS) IN BURN HEALING ABSTRACT Burns are caused by exposure to heat sources such as electricity, hot water, chemicals, fire, radiation, results of medical action, and physiological changes in the body. Some of the topical chemical agents of the burns have bad effect on the body. The malacca leaves ethanol extract (Phyllanthus Emblica) contains saponin, flavonoids and tannins which are believed to accelerate the healing of burns. The purpose of this study was to determine the influence of the malacca leaf ethanol extract (Phyllanthus emblica) to the epidermis of white rat skin (Rattus norvegicus) in accelerating the healing of burns. Used 24 white rat (Rattus norvegicus) divided into 4 treatment groups namely Group P1 (negative control) applied physiological NaCl, P2 groups were applied for the malacca leaves ethanol extract (Phyllanthus Emblica) 5%, the P3 group was applied to the malacca leaves ethanol extract (Phyllanthus emblica), the P4 group (positive control) applied to Bioplacenton®. The burns are made on the back area using a 2x2 sized steel plate that is heated for 5 minutes and a 5 second stick to the IIa degree burns. The malacca leaves ethanol extract gel (Phyllanthus emblica) is administered 2 times daily for 14 days. Then made a histopathology preparation with the coloring of HE. The epidermis thickness Data is analyzed using the ANOVA, continued with Duncan test. The results showed that administration of ethanol extract of Malacca leaves (Phyllanthus emblica) with a concentration of 10% was effective in healing burns, as evidenced by the average thickness of the epidermis that is 64.01 ± 9.08c µm which has the thinnest thickness than other treatments Key word: ethanol extract of malacca leaves (Phyllanthus emblica), gel, epidermis

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PEMBERIAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP KETEBALAN EPIDERMIS KULIT TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) DALAM PENYEMBUHAN LUKA BAKAR (ANISA MEISTIAWARNI, 2021)

PENGARUH GEL EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP JUMLAH SEL FIBROBLAS TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG MENGALAMI LUKA BAKAR (Ajirni, 2020)

FLAVONOID TERIKAT DARI EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (MELASTOMA MALABATHRICUM L.) SEBAGAI OBAT LUKA SAYAT PADA TIKUS RATTUS NORVEGICUS GALUR WISTAR FLAVONOID TERIKAT DARI EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (MELASTOMA MALABATHRICUM L.) SEBAGAI OBAT LUKA SAYAT PADA TIKUS RATTUS NORVEGICUS GALUR WISTAR FLAVONOID TERIKAT DARI EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (MELASTOMA MALABATHRICUM L.) SEBAGAI OBAT LUKA SAYAT PADA TIKUS RATTUS NORVEGICUS GALUR WISTAR FLAVONOID TERIKAT DARI EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (MELASTOMA MALABATHRICUM L.) SEBAGAI OBAT LUKA SAYAT PADA TIKUS RATTUS NORVEGICUS GALUR WISTAR FLAVONOID TERIKAT DARI EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (MELASTOMA MALABATHRICUM L.) SEBAGAI OBAT LUKA SAYAT PADA TIKUS RATTUS NORVEGICUS GALUR WISTAR (ROSMIANI, 2018)

GAMBARAN DARAH TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINFEKSIKAN TRYPANOSOMA EVANSI DAN DIBERI EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA(PHYLLANTHUS EMBLICA) (DINA MAULIDYA SIREGAR, 2021)

EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KIRINYUH (EUPHATORIUM ODORATUM L) TERHADAP PENYEMBUAHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) (Khairul Muzadin, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy