80%. Sedangkan siklus II jumlah skor diperoleh sebanyak 57, dengan persentase 87,69%, pelaksanaan siklus II sudah berhasil. Dari hasil penelitian ini tampak adanya peningkatan dari siklus pertama sampai sik.lus kedua, baik itu ketuntasan klasikal maupun aktivitas guru dan siswa. " /> //

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEKA TEKI SILANG (TTS) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII4,PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI I DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Maimunah Usman - Personal Name

Abstrak/Catatan

Kata Kunci: Pembelajaran Teka Teki Silang, IPS Penelitian ini berjudul "Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teka Teki Silang (TTS) untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS Di SMP Negeri I Dewantara Kabupaten Aceh Utara". Model pembelajaran kooperatif Tipe teka-teki silang (TTS) adalah suatu model pembelajaran yang menggunakan susunan kotak-kotak yang diberi nomor yang diisi dengan kata-kata, setiap kotak. diisi satu huruf sehingga membentuk suatu kata bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui penggunaan model teka teki silang terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri I Dewantara Kabupeten Aceh Utara. (2) Mengetahui bagaimana aktifitas guru dan siswa dengan Penerapan model teka teki silang terhadap prestasi belajar siswa kelas VII4 Pada Mata Pelajara IPS di SMP Negeri I Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII4, SMP Negeri I Dewantara sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes siklus I dan siklus I. Berdasarkan hasil pengolahan data dapat disimpulkan sebagai berikut (1) Pembelajaran model Teka Teki Silang (TTS) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal yaitu siklus I sebesar 53% dengan nilai rata-rata sebesar 61,47 dan siklus II sebesar 86% dengan nilai rata-rata sebesar 80,53. (2) Aktivitas guru dengan penerapan model teka teki silang terbadap prestasi belajar siswa kelas VII4, siklus I jumlah skor masih diperoleh sebanyak 48, dengan persentase 73,84%, pelaksanaan siklus I belum berhasil karena belum mencapai nilai kriteria proses dan kriteria hasil yaitu > 80%. Sedangkan siklus II jumlah skor diperoleh sebanyak 57, dengan persentase 87,69%, pelaksanaan siklus II sudah berhasil. Dari hasil penelitian ini tampak adanya peningkatan dari siklus pertama sampai sik.lus kedua, baik itu ketuntasan klasikal maupun aktivitas guru dan siswa.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII, PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI I DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA (Marzani, 2021)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI 7 BANDA ACEH (Rusliana, 2017)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 LANGKAHAN ACED UTARA (Badriah Rasyid, 2021)

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS XI SMAN 1 SEULIMUM (Zurriati, 2018)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EXAMPLE NON EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWAKELAS VIII-4 SMP NEGERI 1 MANYAK PAYED KABUPATEN ACEH TAMIANG (rusni, 2013)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy