UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI METODE EKSPERIMEN DI SMA NEGERI 8 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI METODE EKSPERIMEN DI SMA NEGERI 8 BANDA ACEH


Pengarang

Cut Rosmawardiana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0261330004

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar fisika siswa di SMA adalah metode eksperimen. Tujuan penelitian ini adalah: (I) untuk mengeuahui aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar fisika mencerminkan keterlaksanaan metode eksperimen; (2) Mendeskripsikan keterampilan guru dalam mengarahkan siswa untuk melakukan eksperimen; dan (3) Mengetahui pencapaian TPK setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar fisika dengan menggunakan metode eksperimen; (4) Peningkatan prestasi belajar siswa pada pokok bahasan gerak iurus dengan menggunakan metode eksperimen Subjek penelitian adalah siswa kelas I SMA Negeri 8 Banda Aceh
sebanyak 35 orang siswa. Sedangkan objek penehtian adalah metode eksperimen yang digunakan dalam pembelajaran fisika pada pokok bahasan kinematika gerak lurus. Data yang dikumpulkan diperoleh dengan menggunakan instrument yang3 terdiri dari lembar pengamatan dan perangkat evaluasi. Data tentang aktivitas guru dan siswa. keterampilan guru dalam mengelola pengajaran dan pembelajaran metode eksperimen serta prestasi belajar siswa dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif persentase. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa:( I) Aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan belajar aengajar fisika mencerminkan keterlaksanaan metode eksperimen; (2) Keterampilan guru dalam mengelola oembelajaran metode eksperimen telah termasuk dalam kategori cukup baik; dan (3) Setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar fisika dengan menggunakan metode eksperimen secara individu seluruh TPK mencapai ketuntasan, namun secara klasikal hanya 19 TPK dari 25 TPK (76%) yang tuntas. Hal ini menunjukkan bahwa secara individu ketercapaian TPK telah tuntas, namun secara klasikal belum tuntas; dan (4) Peningkatan prestasi yang dicapai sisvva setelah digunakan metode eksperimen dalam pembelajaran fisika pada pokok bahasan gerak lurus adalah sebesar 38%.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK