//

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN METODE KERJA KELOMPOK DAN METODE DEMONSTRASI PADA KONSEP ENERGI DAN SIFAT-SIFATNYA DI KELAS IV SD LAMREUNG, ACEH BESAR TAHUN PELAJARAN 2009/2010

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Dewi Safrina - Personal Name

Abstrak/Catatan

Kata kunci: Perbedaan, hasil belajar siswa, metode kerja kelompok, metode demonstrasi, koosep energi dan sifat-sifatnya Mata pelajaran sains (IPA) muncul dari hasil pemikiran dan kreatifitas yang tinggi, dalam mempelajari mata pelajaran sains siswa diminta untuk memiliki keterampilan dan kemampuan kreatif dalam memecahkan suatu masalah dan memahami sedikit tentang seluk beluk mahluk hidup. Hingga saat ini keterampilan berfikir dan memecahkan masalah siswa di Indonesia belum begitu membudaya, siswa terbiasa melakukan kegiatan belajar berupa menghafal tanpa mengembangkan keterampilan berfikir, dengan demikian guru harus memilih metode yang tepat agar dapat mengatasi masalah tersebut . Judul penelitian ini perbedaan hasil belajar siswa dengan metode kerja kelompok dan metode demonstrasi pada konsep energi dan sifat-sifatnya dikelas IV SDN Lamreng tahun ajaran 2009/ 2010. Rumusan masalah penelitian ini (1) Apakah hasil belajar siswa dengan metode demonstrasi lebih baik dari pada metode kerja kelompok pada konsep energi dan sifat-sifatnya di kelas IV SDN Lamreng. (2) Apakah ada perbedaan hasil belajar siswa dengan metode demonstrasi dan metode kerja kelompok pada konsep energi dan sifat-sifatnya di kelas IV SDN Lamreng. Tujuan penelitian ini (I) untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan metode demonstrasi dan metode kerja kelompok pada konsep energi dan sifat-sifatnya di kelas IV SDN Lamreng. (2) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dengan metode demonstrasi dan metode kerja kelompok pada konsep energi dan sifat-sifatnya di kelas IV SDN Lamreng. Hipotesis penelitian ini hasil belajar siswa dengan metode demonstrasi lebih baik dari pada metode kerja kelompok pada konsep energi dan sifat-sifatnya di kelas IV SDN Lamreng. Populasi penelitian ini seluruh siswa SDN Lamreng Tahun Pelajaran 2009/2010. Sampel penelitian ini siswa kelas IV yang terdiri dari dua kelas, dengan masing-masing siswa 32 dan 31 orang. Pendekatan yang digunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitiannya eksperimen. Dari hasil analisis data diperoleh thit = 1,95 dan ttabel 1,67 pada taraf signifikan a = 0,05 dan dk = 32 + 31- 2, kriteria pengujiannya terima Ho jika thit < ttabel, dan tolak Ho jika t mempunyai harga lainnya. Hasil pengujian hipotesis dengan uji-t menunjukkan t hit

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR SISWA PADA MATERI BENDA DAN SIFATNYA DI KELAS IV SDN 40 BANDA ACEH (latifah, 2013)

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DENGAN METODE DEMONSTRASI PADA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA DI KELAS V SD NEGERI 5 BANDA ACEH (karmila, 2014)

PENGARUH PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BENDA DAN SIFATNYA DI KELAS IV SDN 69 BANDA ACEH (Putri Afliana, 2014)

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE EKSPERIMEN DENGAN METODE DEMONTRASI PADA MATERI SIFAT HANTARAN PANAS DI KELAS VI SDN 12 BANDA ACEH (Hurairah Fitri, 2015)

PENERAPAN METODE DEMONSTRASI PADA MATERI ENERGI PANAS DAN BUNYI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV DI SD NEGERI LAMBUNOT JAYA ACEH BESAR (Susilawati, 2013)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy