//

KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) (SAATU PENELITINN DI KCAMATAN INDRAPURI, KABUPATEN ACEH BESAR)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Mariska Silvia Dara - Personal Name

Abstrak/Catatan

Rumah tangga yang bahagia dan harmonis merupakan impian dan idaman setiap orang. Tujuan suatu pernikahan ialah untuk membangun suatu keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah, serta melahirkan generasi-generasi yang sehat dan cerdas. Namun kenyataannya berbanding terbalik, dimana-mana kita lihat baik itu dimedia-media maupun disekitar kita, masih banyak rumah tangga yang tidak harmonis dan selalu terdengar pertengkaran suami-istri yang berujung perceraian atau bahkan kematian. Dan yang sering menjadi korban kekerasan di dalam rumah tangga tersebut ialah perempuan, dimana posisi seorang perempuan yang telah menikah menjadi sangat lemah jika harus berhadapan dengan seorang lelaki yaitu suami. Tujuan penelitian antara lain untuk meneliti mengenai faktor penyebab terjadinya kekerasan di dalam rumah tangga dan diharapkan penelitian ini dapat mendeskripsikan bentuk-bentuk kekerasan yang dialami istri-istri di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh besar dalam rumah tangga. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dihagi pada responden, pertanyaan penelitian yang ditanyakan pada informan, dan forum diskusi yang disebut dengan focus group discussion (FGD), Data di analisa dan dicek melalui FGD. Jawaban responden dan keterangan yang berasal dari responden menjadi suatu catatan penting dalam penelitian.Interaksi yang dilakukan peneliti dengan para responden sangat membantu hasil dari penelitian ini dan sangat bcrdampak pada penulisan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa yang menjadi faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga yaitu ekonomi, psikologis, Masalah sosial budaya dan masalah keluarga. Selanjutnya bentuk kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, yakni kekerasan fisik dan kekerasan non-fisik paling mendominasi, dan yang selanjuinya kekerasan seksual dan kekerasan finansial.Untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga bagi suami dan istri maka diperlukan adanya saling menghargai dan saling menghormati antara suami dan istri, adanya rasa tanggung jawab suami dan istri dalam rumah tangga untuk membuat rumah tangga menjadi bahagia dan harmonis, istri harus dapat asertif kepada orang lain, dan berani berkata "tidak" pada pasangan apabila sesuatu hal tidak berkenan di hatinya. Bagi para pelaku kekerasan (suami), agar bisa mengerti dan memahami kalau anak dan istri adalah merupakan tanggung jawabnya. Untuk pemerintah ialah , Perlu adanya sosialisasi oleh pemerintah tentang KDRT.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERBEDAAN BENTUK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DITINJAU DARI USIA SAAT MENIKAH DAN TINGKAT PENDIDIKAN (NANDA RIZKI RAHMITA, 2019)

DASAR PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (PENELITIAN DI PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) (Rahmatul Ikrar, 2020)

KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA OLEH SUAMI TERHADAP ISTRI MENURUT PERSPEKTIF RELASI GENDER (Tamita Putri Islami, 2017)

TINJAUAN KRIMINOLOGIS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA DIKABUPATEN PIDIE JAYA (Sarah Nadya, 2017)

PENANGGULANGAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA OLEH SUAMI YANG MENGGUNAKAN NARKOTIKA (SUATU PENELITIAN DI PUSAT PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK KOTA BANDA ACEH) (RAVI RIFQI, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy