PROFIL DAN KEPEKAAN CANDIDA SPP. TERHADAP OBAT ANTIJAMUR DARI ISOLAT SPESIMEN SPUTUM DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PROFIL DAN KEPEKAAN CANDIDA SPP. TERHADAP OBAT ANTIJAMUR DARI ISOLAT SPESIMEN SPUTUM DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Rajuliana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1608104010017

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Mikosis dapat terjadi hampir di semua bagian tubuh manusia, termasuk sistem pernapasan. Salah satu golongan jamur yang sering menyebabkan infeksi oportunistik pada paru-paru adalah Candida spp. Pemeriksaan kultur sputum penting untuk diagnosis etiologi berbagai penyakit pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil dan kepekaan Candida spp. penyebab kandidiasis paru terhadap obat antijamur dari isolat spesimen sputum. Spesimen sputum yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sputum spontan dan ETT (Endotracheal Tube). Identifikasi Candida spp. dan uji kepekaan antijamur dilakukan dengan menggunakan alat VITEK® 2 Compact. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari periode bulan Januari 2019 hingga Januari 2021 isolat Candida yang ditemukan pada spesimen sputum sebanyak 73 isolat dan terdiri atas 6 spesies. Persentase spesies Candida tertinggi penyebab kandidiasis paru yaitu Candida albicans (56,16%). Persentase kandidiasis paru tertinggi berdasarkan jenis spesimen berasal dari spesimen sputum spontan (76,71%). Persentase kandidiasis paru tertinggi berdasarkan ruang perawatan berasal dari ruang inap di ruang paru dan ruang perawatan intensif masing – masingnya (30,14%). Persentase kandidiasis paru berdasarkan umur didominasi oleh kategori lansia awal usia 46 ? 65 tahun (50,68%) dan persentase kandidiasis paru berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh pria (71,23%). Antibiogram Candida menunjukkan bahwa persentase kepekaan masih cukup baik terhadap antijamur Amphotericin B (90,8%), Caspofungin (99,6%), Flucytosine (100%), Fluconazole (97,6%), Micafungin (99,6%), dan Voriconazole (91,3%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kandidiasis paru di RSUDZA jarang terjadi dan kepekaan obat antijamur yang tersedia masih cukup baik untuk terapi empirik dan definitif.


Kata Kunci : kandidiasis paru, Candida, persentase, spesimen sputum, antijamur, antibiogram

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK