TANGGUNG JAWAB MITRA TERHADAP MUSNAHNYA BENDA JAMINAN FIDUSIA PADA AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

TANGGUNG JAWAB MITRA TERHADAP MUSNAHNYA BENDA JAMINAN FIDUSIA PADA AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH


Pengarang

USWATUN HASANAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609202010037

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

TANGGUNG JAWAB NASABAH TERHADAP MUSNAHNYA BENDA
JAMINAN FIDUSIA PADA AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH

Uswatun Hasanah
1
2
3
, Azhari


, M Jafar
ABSTRAK

Dewasa ini banyak jaminan yang digunakan pada perusahaan pembiayaan
maupun bank salah satu di antaranya yaitu jaminan fidusia. Pada kasus ini
menurut UU Jaminan Fidusia Pasal 25 bahwasannya salah satu yang
menyebabkan hapusnya perjanjian jaminan fidusia yaitu hilangnya objek jaminan
fidusia. Jadi apabila objek jaminan fidusia yang digunakan oleh pihak nasabah
hilang atau musnah maka perjanjian jaminan fidusia antara pihak bank dan
nasabah juga menghilang, untuk mengantisipasi hal ini maka pihak bank
mengikatkan objek jaminan fidusia kepada pihak ketiga yaitu asuransi. Di mana
apabila terjadi yang tidak diinginkan terjadi seperti objek jaminan fidusia itu
menghilang maka pihak ketiga atau pihak asuransi ikut terlibat terhadap
pergantian objek jaminan fidusia tersebut. Adapun permasalahan yang dibahas
dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kedudukan jaminan fidusia pada
akad pembiayaan murabahah, bagaimanakah tanggung jawab nasabah terhadap
musnahnya barang jaminan fidusia dalam akad pembiayaan murabahah, dan
bagaimanakah penyelesaian terhadap musnahnya objek jaminan fidusia pada
akad pembiayaan murabahah.
Jenis penelitian yang digunakan dalam tesis ini adalah penelitian
yuridis empiris yaitu suatu penelitian yang menekankan pada teori hukum dan
aturan hukum yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti dan kemudian
dihubungkan dengan kenyataan yang ada di lapangan yang dalam hal ini
tanggung jawab nasabah terhadap musnahnya benda jaminan fidusia yang
diikat berdasarkan akad pembiayaan murabahah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nasabah pemberi jaminan
fidusia wajib bertanggungjawab secara penuh kepada pihak bank terhadap objek
jaminan fidusia yang telah musnah sepanjang perjanjian fidusia masih
berlangsung dengan harta bendanya sendiri, apabila musnahnya objek
jaminan fidusia tersebut akibat dari kesengajaan atau perbuatan melawan
hukum dari pemberi jaminan fidusia. Perlindungan hukum bagi para pihak
dalam perjanjian jaminan fidusia terhadap musnahnya jaminan fidusia adalah
pihak bank berhak menuntut ganti kerugian kepada nasabah atas musnahnya
benda jaminan fidusia tersebut dengan meminta nasabah mengganti benda
jaminan fidusia yang musnah sesuai dengan harga objek jaminan fidusia yang
musnah tersebut.
Disarankan agar nasabah bank yang terlibat dalam perjanjian murabahah
lebih berhati-hati dalam menjaga objek jaminan fidusia yang telah dipinjam dari
pihak bank karena apabila terjadi kehilangan terhadap objek jaminan fidusia
akibat kelalaian nasabah, maka nasabah wajib bertanggungjawab terhadap
kehilangan benda objek jaminan fidusia tersebut. Disarankan agar pemerintah
membuat peraturan yang lebih tegas yang dapat memberi perlindungan hukum
terhadap para pihak yang terlibat dan perjanjian jaminan fidusia tersebut.

Kata Kunci: Tanggungjawab Nasabah, Jaminan Fidusia, Akad
Murabahah

                                                       
1
 Mahasiswa Prodi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala 
2
 Dr. Azhari, S.H., MCL., M.A. Pembimbing Utama, Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
3
 Dr. M. Jafar, S.H., M.Hum Pembimbing Pendamping, Fakultas Hukum Universitas Syiah
Kuala. 

CUSTOMER RESPONSIBILITY FOR THE DESTRUCTION OF
FIDUCIARY ITEMS IN A MURABAHAH FINANCING
CONTRACT

Uswatun Hasanah
4
5
6
, Azhari



, M Jafar
ABSTRACT


Today, many guarantees are used in finance companies and banks, one of
which is fiduciary security. In this case, according to Article 25 of the Fiduciary
Guarantee Law that one of the causes for the abolition of the fiduciary guarantee
agreement is the loss of the fiduciary guarantee object. So if the fiduciary security
object used by the customer is lost or destroyed, the fiduciary guarantee
agreement between the bank and the customer also disappears, to anticipate this,
the bank binds the fiduciary security object to a third party, namely insurance.
Where if something undesirable occurs, such as the disappearance of the fiduciary
security object, the third party or the insurance party is involved in the
replacement of the fiduciary security object. The problems discussed in this study
are what is the position of the fiduciary guarantee in the murabahah financing
contract, how is the customer's responsibility for the destruction of fiduciary
collateral in the murabahah financing contract, and how is the settlement of the
fiduciary guarantee object in the murabahah financing contract.
The type of research used in this thesis is juridical empirical research,
which is a study that emphasizes legal theory and legal rules relating to the
problems studied and then connected with the realities in the field, in this case the
customer's responsibility for the destruction of fiduciary collateral. tied under a
murabahah financing contract.
The results show that the customer who provides a fiduciary guarantee is
obliged to be fully responsible to the bank for the object of the fiduciary
guarantee that has been destroyed as long as the fiduciary agreement is still
ongoing with his own property, if the destruction of the object of the fiduciary
guarantee is the result of a deliberate or unlawful act of the fiduciary guarantor.
Legal protection for the parties in the fiduciary guarantee agreement against the
destruction of the fiduciary guarantee is that the bank has the right to demand
compensation from the customer for the destruction of the fiduciary security
object by asking the customer to replace the destroyed fiduciary security object in
accordance with the price of the destroyed fiduciary security object.
It is recommended that bank customers who are involved in the
murabahah agreement be more careful in safeguarding the fiduciary collateral
object that has been borrowed from the bank because if there is a loss of the
fiduciary collateral object due to customer negligence, the customer must be
responsible for the loss of the object of the fiduciary guarantee. It is
recommended that the government make stricter regulations that can provide
legal protection to the parties involved and the fiduciary guarantee agreement.

Keywords: Customer Responsibilities, Fiduciary Guarantee, Murabahah
Agreement


                                                       
4
 Students of the Notary Masters Study Program, Faculty of Law, Syiah Kuala University 
5
 Dr. Azhari, S.H., MCL., M.A. Principal Advisor, Faculty of Law, Syiah Kuala University
6
 Dr. M. Jafar, S.H., M.Hum Assistant Advisor, Faculty of Law, Syiah Kuala University 
vi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK