ANALISIS PENDAPATAN PETANI DI KABUPATEN PIDIE:SUATU KOMPERASI KEPEMILIKAN LAHAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ANALISIS PENDAPATAN PETANI DI KABUPATEN PIDIE:SUATU KOMPERASI KEPEMILIKAN LAHAN


Pengarang

Asmaul Husna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0401101010061

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jumlah penduduk di Kabupaten Pidie yang bermata pencaharian di sektor pertanian sangat besar, walaupun lahan pertanian masih luas namun distribusi lahan pertanian tidak merata. Hanya sebagian dari petani yang memiliki lahan sendiri, mereka yang tidak memiliki lahan sendiri bila ingin berusahatani harus mencari lahan dengan jalan menyewa dan menyakap tanah milik orang lain. Oleh karena perbedaan status kepemilikan lahan akan menyebabkan perbedaan pendapatan antara petani pemilik, petani penyewa dan petani penyakap, sehingga penulis berkeinginan untuk meneliti tentang Analisis Pendapatan Petani di Kabupaten Pidie : Suatu Komperasi Kepemilikan Lahan.
Dalam penelitian ini penulis mengunakan data primer yang diperoleh dari penelitian lapangan pada lokasi yang telah ditentukan, yaitu Kecamatan Sakti, Mila dan Indrajaya. Data dianalisis dengan menggunakan Model Fungsi Produksi Cobb-Douglas, yang diolah dengan menggunakan bantuan komputer pada program SPSS. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani pemilik Rp.5.036.886,364,- petani penyewa Rp.4.821.090,909,- dan petani penyakap Rp.3.273.442,308,•
Nilai konstanta petani pemilik adalah sebesar 5,817 dan koefisien regresi modal sebesar 0,653, tenaga kerja 0,103 dan luas lahan sebesar 0,126. Koefisien determinasi (R) diperoleh sebesar 0,969, berarti pendapatan petani di Kabupaten Pidie dipengaruhi oleh
perubahan modal, tenaga kerja dan luas lahan sebesar 96,9 persen, sedangkan selebihnya sebesar 3,1 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Nilai konstanta petani penyewa adalah sebesar 5,168 dan koefisien regresi modal sebesar 0,692, tenaga kerja 0,024 dan luas lahan sebesar 0,120. Koefisien determinasi (R2) diperoleh sebesar 0,987,berarti pendapatan petani di Kabupaten Pidie dipengaruhi oleh perubahan modal, tenaga kerja dan luas lahan sebesar 98,7 persen, sedangkan selebihnya sebesar 1,3 persen dipengaruhi oJeh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Nilai konstanta petani penyakap adalah sebesar 8,018 dan koefisien regresi modal sebesar 0,463, tenaga kerja 0,152 dan luas lahan sebesar 0,021.
Koefisien determinasi (R2) diperoleh sebesar 0,973, berarti pendapatan petani di Kabupaten Pidie dipengaruhi oleh perubahan modal, tenaga kerja dan luas lahan sebesar 97,3 persen, sedangkan selebihnya sebesar 2,7 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini











Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK