//

ANALISIS PENDAPATAN PETANI DI KABUPATEN PIDIE:SUATU KOMPERASI KEPEMILIKAN LAHAN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Asmaul Husna - Personal Name

Abstrak/Catatan

Jumlah penduduk di Kabupaten Pidie yang bermata pencaharian di sektor pertanian sangat besar, walaupun lahan pertanian masih luas namun distribusi lahan pertanian tidak merata. Hanya sebagian dari petani yang memiliki lahan sendiri, mereka yang tidak memiliki lahan sendiri bila ingin berusahatani harus mencari lahan dengan jalan menyewa dan menyakap tanah milik orang lain. Oleh karena perbedaan status kepemilikan lahan akan menyebabkan perbedaan pendapatan antara petani pemilik, petani penyewa dan petani penyakap, sehingga penulis berkeinginan untuk meneliti tentang Analisis Pendapatan Petani di Kabupaten Pidie : Suatu Komperasi Kepemilikan Lahan. Dalam penelitian ini penulis mengunakan data primer yang diperoleh dari penelitian lapangan pada lokasi yang telah ditentukan, yaitu Kecamatan Sakti, Mila dan Indrajaya. Data dianalisis dengan menggunakan Model Fungsi Produksi Cobb-Douglas, yang diolah dengan menggunakan bantuan komputer pada program SPSS. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani pemilik Rp.5.036.886,364,- petani penyewa Rp.4.821.090,909,- dan petani penyakap Rp.3.273.442,308,• Nilai konstanta petani pemilik adalah sebesar 5,817 dan koefisien regresi modal sebesar 0,653, tenaga kerja 0,103 dan luas lahan sebesar 0,126. Koefisien determinasi (R) diperoleh sebesar 0,969, berarti pendapatan petani di Kabupaten Pidie dipengaruhi oleh perubahan modal, tenaga kerja dan luas lahan sebesar 96,9 persen, sedangkan selebihnya sebesar 3,1 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Nilai konstanta petani penyewa adalah sebesar 5,168 dan koefisien regresi modal sebesar 0,692, tenaga kerja 0,024 dan luas lahan sebesar 0,120. Koefisien determinasi (R2) diperoleh sebesar 0,987,berarti pendapatan petani di Kabupaten Pidie dipengaruhi oleh perubahan modal, tenaga kerja dan luas lahan sebesar 98,7 persen, sedangkan selebihnya sebesar 1,3 persen dipengaruhi oJeh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Nilai konstanta petani penyakap adalah sebesar 8,018 dan koefisien regresi modal sebesar 0,463, tenaga kerja 0,152 dan luas lahan sebesar 0,021. Koefisien determinasi (R2) diperoleh sebesar 0,973, berarti pendapatan petani di Kabupaten Pidie dipengaruhi oleh perubahan modal, tenaga kerja dan luas lahan sebesar 97,3 persen, sedangkan selebihnya sebesar 2,7 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH KEPEMILIKAN ASET TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN PETANI PADI DI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (Novianti, 2017)

PENGARUH KEPEMILIKAN MODAL TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI DI KECAMATAN SAKTI KABUPATEN PIDIE (MUHAMMAD IKHSAN, 2016)

PERBEDAAN STATUS PENGUASAAN LAHAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERLAKUAN USAHATANI DAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR (IKHSAN, 2015)

ANALISIS PERSEPSI DAN PENGARUH PENERAPAN GALA (GADAI) TERHADAP PETANI DI KABUPATEN ACEH BESAR DAN PIDIE (ULYA MAZLYNA, 2020)

ANALISIS KOMPARATIF PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH PADA LAHAN BERIGASI TEKNIS DAN SETENGAH TEKNIS DI DESA SANGGET KECAMATAN GEULUMPANG BARO KABUPATEN PIDIE (Siswardi, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy