//

PERANAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO BAITUL QIRADH DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA INFORMAL DI BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Richi Jurizal - Personal Name

Abstrak/Catatan

Penelitian ini membahas tentang peranan lembaga keuangan mikro Baitul Qiradh dalam meningkatkan produktivitas usaha informal di Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan lembaga keuangan mikro Baitul Qiradh dalam meningkatkan produktivitas usaha informal di Banda Aceh dilihat dari pendapatan dan jam kerja usaha informal tersebut. Penelitian ini dilakukan pada usaha informal di Banda Aceh yang meminjam dana dari tiga Baitul Qiradh di Banda Aceh. yaitu Baitul Qiradh Pemuda Muhammadiyah, Baitul Qiradh Baiturrahman Baznas Madani, dan Baitul Qiradh Nanggroe Baznas Madani. Penelitian ini menggunakan data primer melalui penyebaran kuisioner kepada 45 sampel (I5 sampel dari masing-masing Baitul Qiradh) yang dipilih secara sengaja yaitu nasabah yang meminjam dana dari Baitul Qiradh sebesar Rp I-4 juta, dan rutin dalam mengembalikan cicilan pinjamannya. Penelitian ini juga menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Baitul Qiradh Pemuda Muhammadiyah, Baitul Qiradh Baiturrahman Baznas Madani. Baitul Qiradh Nanggroe Baznas Madani, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nanggro Aceh Darussalam dan Instansi terkait lainnya. Data dianalisis secara deskriptif dengan menjelaskan fenomena-fenomena dari variabel yang diteliti dan secara kuantitatif dengan menggunakan model regresi linier berganda yang diolah dengan menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan didapat bahwa pembiayaan yang diberikan Baitul Qiradh Pemuda Muhammadiyah, Baitul Qiradh Baiturrahman Baznas Madani, dan Baitul Qiradh Nanggroe Baznas Madani tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produktivitas Usaha Informal di Kota Banda Aceh. Hasil estimasi persamaan regresi menunjukkan bahwa b,=0 atau tidak signifikan. Secara statistik maka hasil ini tidak dapat diinterpretasikan. Tidak signifikannya koefisien ini disebabkan oleh kontribusi modal dari BQ terhadap total modal sangat kecil. Dari kasus ini dapat diketahui bahwa kontribusi BO terhadap total modal adalah sebesar 17.3 persen. Modal pribadi jauh Iebih berpengaruh terhadap produktivitas Usaha Informal tersebut yang ditandai dengan t-rn > t-air yaitu 14.915> 168. Uji F diperoleh » > F-~ (222,448 > 4.08), artinya bahwa variabel modal sendiri lebih berpengaruh signifikan terhadap produktivitas Usaha Informal di Banda Aceh dihandingkan modal piniaman dari Baitul Qiradh Diharapkan agar pemerintahan kota memberi perhatian yang Iebih besar kepada Baitul Qiradh dan usaha informal dengan berbagai kebijakan dan dana program yang memadai.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERANAN LEMBAGA KEUANGAN SYARIABBAITUL QIRADH CEMPAKA AL-MUKARRAMAH TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PEDAGANG DI KECAMATAN KUTARAJA KOTA BANDA ACEH (MERI, 2021)

ANALISIS PENERAPAN PSAK NO. 102 TENTANG AKUNTANSI MURABAHAH ( STUDI KASUS PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARI’AH BAITUL QIRADH AFDHAL CABANG KOTA LHOKSEUMAWE ) (Amrullah, 2016)

PENGARUH PEMBIAYAAN BAITUL QIRADH BAITURRAHMAN TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DAN KECIL DI KOTA BANDA ACEH (PUTRA KURNIAWAN, 2021)

PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN SYARIAH PADA KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH (STUDI PADA BAITUL QIRADH DI KOTA BANDA ACEH) PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN SYARIAH PADA KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH (STUDI PADA BAITUL QIRADH DI KOTA BANDA ACEH) (Amrul Ikhsan, 2017)

ANALISIS PERKEMBANGAN STRUKTUR MODAL (STUDI KASUS PADA BQ CUT NYAK DHIEN PEUNAYONG BANDA ACEH) (FAISAL MASRI, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy