//

KERAGAMAN FENOTIPE DAN POLA SEGREGASI PADA MUTAN GENERASI 2 CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L.) VARIETAS ODENG BENER

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang M. HARIS KHARISMA - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Abstrak. Tanaman cabai (Capsicum annum L) merupakan tanaman perdu dari famili terong-terongan (Solanaceae), tanaman cabai juga memiliki banyak ragam bentuk dan tipe pertumbuhan. ditengah merebaknya virus corona, konsumsi masyarakat terhadap bahan pokok turut meningkat. Untuk meningkatkan potensi daya hasil perlunya benih unggul melalui teknik pemuliaan tanaman terhadap tanaman cabai. Salah satu cara untuk menciptakan keragaman pada tanaman yaitu melalui mutasi dengan menggunakan iradiasi sinar gamma. Namun gejala hasil mutasi tidak dapat diamati pada generasi awal atau M1 sehingga dilakukan seleksi di generasi 2 karena hasil iradiasi sedang mengalami segregasi maksimal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keragaman fenotipe pada genotipe M2 cabai varietas odeng hasil iradiasi sinar gamma dan pola segregasi yang terjadi antar genotipe M2 cabai varietas odeng hasil iradiasi sinar gamma. Penelitian dilaksanankan pada lahan University Farm, Universitas Syiah Kuala, Station Bener Meriah, Desa Lampahan, Kecamatan Jungka Gajah, Kabupaten Bener Meriah mulai dari bulan Desember 2019 sampai dengan Agustus 2020. Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah 4 genotipe cabai Mutan varietas Odeng (O10D1, O7D2, O9D3, O6D4) generasi ke-2 yang dimutasi dengan dosis 100 sampai 400 Gy dan benih varietas Odeng tanpa mutasi sebagai kontrol (O1D0). Hasil penelitian karakter kualitatif menunjukkan keragaman fenotipe pada habitatus tanaman, warna batang, bentuk daun, posisi tangkai bunga, dan bentuk ujung buah, sedangkan bentuk pangkal buah dan bentuk buah tidak terjadi keragaman. Pola segregasi yang muncul adalah epistasis dominan (12:3:1), dominan tak sempurna (1:2:1), epistasis dominan dan resesif (13:3), semi epistasis (7:6:3), dominan penuh (3:1), epistasis resesif (9:3:4), epistasis resesif duplikat (9:7), dan epistasis dominan-ganda (15:1). Nilai heritabilitas tinggi ditunjukkan pada karakter tinggi tanaman, tinggi dikotomus, diameter batang, jumlah cabang produktif, umur berbunga dan umur panen, sedangkan karakter bobot buah pertanaman menunjukkan nilai heritabilitas sedang. Diperoleh 3 galur unggul dari tiap genotipe yaitu O10D1-5, O7D2-39 dan O9D3-34 pada generasi M2 cabai mutan varietas odeng sehingga menjadi bahan penelitian untuk generasi selanjutnya. Kata kunci : mutan, keragaman, segregasi, odeng,

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH JENIS BAHAN PENGEMAS DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KADAR VITAMIN C DAN VITAMIN A PADA CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L.) PENGARUH JENIS BAHAN PENGEMAS DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KADAR VITAMIN C DAN VITAMIN A PADA CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L.) (Luthfita Pratiwi, 2020)

PENGARUH VARIETAS DAN DOSIS MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI (CAPSICUM ANNUM L.) PADA TANAH ANDISOL (MIZAN MAULANA, 2016)

PENAMPILAN FENOTIPIK DAN PENDUGAAN PARAMETER GENETIK BEBERAPA GENOTIPE CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) (Usi karlina, 2014)

PENGARUH JENIS MIKORIZA DAN VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L.) PADA TANAH ANDISOL BURNI TELONG KABUPATEN BENER MERIAH (AIDIL AULIA, 2020)

HUBUNGAN ANTARA SERANGAN VIRUS PADA BERBAGAI FASE PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS CABAI (CAPSICUM ANUM L.) DI DATARAN MENENGAH (GIAN ALFAN, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy