//

ANALISIS KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN MASYARAKAT SEBELUM DAN SESUDAH TSUNAMI DI BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ifrizal - Personal Name

Abstrak/Catatan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pendapatan dan pengeluaran masyarakat sebelum dan sesudah terjadinya Tsunami di Kota Banda Aceh dan untuk mengetahui tingkat distribusi pendapatan masyarakat sebelum dan sesudah terjadinya Tsunami di Kota Banda Aceh. Pengambilan sampel di tiga kecamatan yang terkena tsunami yaitu kecamatan Kuta Alam. Meuraxa dan Baiturrahman dengan menggunakan metode Purposive Sampling terhadap 60 reseponden. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indeks Gini Ratio dan Kriteria Bank Dunia dan analisis diskriptif. Hasil penelitian dengan menggunakan Indek Gini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan distribusi pendapatan masyarakat sebelum dan sesudah terjadinya tsunami di Kota Banda Aceh. Indek Gini masyarakat sebelum terjadinya tsunami sebesar 0.3320 atau 0.3 masih berada dibawah 0.4. Kondisi ini mengindikasikan bahwa distribusi pendapatan masyarakat sebelum tsunami menurut klasifikasi para ahli dikatagorikan ke dalam kelompok pendapatan yang relatif merata. Indek Gini masyarakat pasca tsunami sebesar 0,4428 berada antara 0.4-0,5 maka kondisi distribusi pendapatan masyarakat pasca tsunami menurut klasifikasi para ahli dikatagorikan ke dalam golongan pendapatan yang mempunyai tingkat ketimpangan tinggi.Jika di bandingkan Indek Gini masyarakat sebelum dan setelah tsunami maka Indek Gini masyarakat sebelum terjadinya tsunami lebih kecil dari pada Indek masyarakat pasca tsunami. Hal ini menunjukkan bahwa distribusi pendapatan masyarakat sebelum tsunami lebih merata dari pada distribusi pendapatan masyarakat pasca tsunami. Berdasarkan kriteria Bank dunia diperoleh bahwa kondisi pendapatan masyarakat baik sebelum mapun pasca tsunami di Kota Banda Aceh dapat dikatakan tingkat ketimpangan pendapatan relatif rendah dan merata karena 40 persen penduduk yang menerima pendapatan rendah menerima pendapatan lebih dari 17 persen. Setelah terjadinya tsunami di Kota Banda Aceh jelas telah berpengaruh terhadap sosial ekonomi masyarakat, dimana tingkat kesejahteraan masyarakat menurun oleh karena diharapkan kepada pemerintah daerah agar dapat meningkatkan perhatiannya terhadap masyarakat yang menjadi korban tsunami, sehingga mereka bisa kembali seperti semula, terutama dalam meningkatkan pendapatan.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN SEBELUM DAN SESUDAH TSUNAMI DI DESA TIBANG KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH (Nurzakiah, 2021)

PENGARUH PARIWISATA TERHADAP KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DI ASSOCIATION OF SOUTHEAST ASIAN NATIONS (ASEAN) (FONNA FAHLEVI, 2018)

PERUBAHAN PENDAPATAN PEDAGANG ES CAMPUR PASCA BENCANA TSUNAMI DI PASAR ACEH (Irma Suryana, 2020)

ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI TAMBAK UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) SEBELUM DAN SESUDAH TSUNAMI DI DESA LAM NGA KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Wirza Dini Hera, 2020)

ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI TAMBAK UDANG WINDU SEBELUM DAN SETELAH TSUNAMI DI DESA LAM NGA KECAMATAN MASJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Cut reni Anggrainy, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy