//

EFIKASI DOSIS BIJI NIMBA (AZADIRACHTA INDICA) DENGAN BERBAGAI BENTUK FORMULASI UNTUK MENGENDSLIKAN HAMA SITOPHILUS ORYZAE PADA BERAS DI PENYIMPANAN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Hafidhah Afriana - Personal Name

Abstrak/Catatan

Abstrak: Beras merupakan komoditi utama masyarakat Indonesia yang memiliki peran yang sangat strategis dalam ketahanan pangan nasional dan ketahanan ekonomi. Salah satu hama yang menyerang beras di penyimpanan adalah kutu beras Sitophilus oryzae L. Serangan hama ini menyebabkan butiran beras berlubang-lubang kecil, sehingga mudah pecah dan hancur menyerupai tepung. Penggunaan pestisida sintetis berdampak negatif terhadap lingkungan, meningkatkan risiko kemandulan, keguguran dan dapat menyebabkan bayi cacat. Oleh sebab itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan, seperti penggunaan pestisida nabati. Beberapa tumbuhan diketahui memiliki potensi sebagai pestisida nabati salah satunya adalah nimba (Azadirachta indica). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas bentuk formulasi biji nimba dengan berbagai dosis aplikasi dalam kemasan kantong teh untuk mengendalikan S.oryzae pada beras di penyimpanan. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola non faktorial. Perlakuan yang diuji bentuk formulasi biji nimba dengan berbagai dosis aplikasi yaitu tanpa perlakuan, serbuk halus 5 gram, serbuk halus 10 gram, serbuk kasar 5 gram, serbuk kasar 10 gram, biji utuh 5 gram dan biji utuh 10 gram. Masingmasing perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Peubah yang diamati mortalitas imago S. oryzae, gejala kerusakan beras, jumlah imago S. oryzae F1 yang muncul, dan persentase kerusakan beras. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biji nimba dalam kemasan kantong teh dengan berbagai dosis berpotensi mengendalikan hama S. oryzae di penyimpanan. Mortalitas S. oryzae tertinggi serbuk halus 10 gram sebesar 38% dan terendah biji utuh 5 gram sebesar 4%. Imago F1 S. oryzae yang muncul terendah sebanyak 16,4 imago pada perlakuan serbuk halus 10 gram dan tertinggi sebanyak 46 imago pada perlakuan biji utuh 5 gram. Persentase ix kerusakan beras tertinggi sebesar 8,38% dijumpai pada perlakuan biji utuh 5 gram dan terendah sebesar 2,22% pada perlakuan serbuk halus 10 gram.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KEEFEKTIFAN CAMPURAN SERBUK PALA DAN LADA HITAM TERHADAP MORTALITAS SITOPHILUS ORYZAE DI PENYIMPANAN (aris afandi, 2015)

PENGARUH EKSTRAK DAUN MAHONI (SWITENIA MACROPHYLLA KING) TERHADAP MORTALITAS PADA HAMA KUTU BERAS (SITOPHILUS ORYZAE L.) (Fira Tasuti, 2017)

PENGARUH TERANG GELAP DAN BEBERAPA JENIS BERAS TERHADAP PERKEMBANGAN SITOPHILUS ORYAE L.DI PENYIMPANAN (Nova Elida Tawarni, 2021)

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN NIMBA (AZADIRACHTA INDICA A.JUSS) TERHADAP HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN NIMBA (AZADIRACHTA INDICA A.JUSS) TERHADAP HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN NIMBA (AZADIRACHTA INDICA A.JUSS) TERHADAP HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) (Adriani. H, 2016)

ISOLASI SENYAWA AKTIF ANTIFEEDANT KULIT AKAR NIMBA (AZADIRACHTA INDICA A. JUSS) TERHADAP ULAT HONGKONG (TENEBRIO MOLITOR) (CUT NYAK CANDEIN, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy