//

INTEGRITAS PARTAI POLITIK DALAM PENCALONAN MANTAN NARAPIDANA KORUPSI PADA PEMILU SERENTAK TAHUN 2019 DI ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang AGHOFFAR - Personal Name

Abstrak/Catatan

Pada suatu negara yang menganut sistem demokrasi, pemilihan umum (Pemilu) merupakan sarana untuk menyalurkan hak asasi politik rakyat yang tertuang dan dilindungi oleh konstitusi Undang-Undang tahun 1945 dan Undang-undang tentang hak sipil dan politik. Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Aceh menjadi salah satu pusat perhatian ditengah masyarakat. Di masa kam¬panye, pembahasan mengenai integritas pemilu (electoral integrity ) menjadi isu sentral dan terus diupayakan seiring de¬ngan cita-cita untuk me¬wu¬jud¬kan pemilu yang de¬mo¬kra¬tis dan akuntabel. Partai politik (parpol) adalah salah satu institusi terpenting yang menjadi pilar bangunan sistem demokrasi perwakilan. Di Indonesia, kedudukan parpol sangat strategis karena merupakan satu-satunya institusi demokrasi yang menjalankan fungsi rekrutmen politik. Pemilu tahun 2019 di Aceh mengundang polemik terkait pencalonan para wakil rakyat. Hal itu dikarenakan mantan narapidana koruptor diperbolehkan mendaftar jadi calon legislatif. Tujuan penelitian untuk mengetahui manajemen partai politik (parpol) dalam rekrutmen calon anggota legislatif mantan narapidana korupsi pada pemilu tahun 2019 di Aceh dan pengaruh calon anggota legislatif mantan narapidana korupsi terhadap integritas partai politik (parpol) pengusung. Metode dalam penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa 1) Manajeman partai politik dalam rekrutmen calon legialatif (caleg) mantan narapidana korupsi pada pemilu tahun 2019 di provinsi Aceh dilakukan melalui internal dan eksternal partai. 2) Ada beberapa pengaruh pencalonan caleg mantan narapidana korupsi terhadap integritas partai politik pengusung yaitu partai politik menjadi tidak berintegritas, memperburuk citra partai politik, menurunkan kepercayaan publik terhadap partai politik, dan terkikisnya moralitas partai politik. Kesimpulan pencalonan mantan narapidana korupsi mempengaruhi integritas partai politik, sebagai fungi rekrutmen kadermaka partai politik harus memilih kader-kader yang berintegritas untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas, bersih dan bebas dari korupsi.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENCALONAN EKS NARAPIDANA KORUPSI ( SUATU KAJIAN TERHADAP INTEGRITAS PEMILU TAHUN 2019 DI ACEH) (MIRZA ZAILINA RESKY, 2020)

SOSIALISASI CALON PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN OLEH PARTAI POLITIK PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019 (STUDI PADA PEMASANGAN ALAT PERAGA KAMPANYE DI KECAMATAN BAITURRAHMAN) (Hendrayana, 2019)

STRATEGI PARTAI GARUDA PADA PROSES VERIFIKASI PARTAI POLITIK PESERTA PEMILU TAHUN 2019 ( STUDI KASUS DPD PARTAI GARUDA PROVINSI ACEH ) (Rizky Andyka, 2019)

KEKALAHAN PARTAI GOLKAR DI DAPIL 4 KOTA BANDA ACEH PADA PEMILU TAHUN 2019 (MUHAMMAD MAUVAL ZUHRIANSYAH, 2020)

ANALISIS KEGAGALAN MARKETING POLITIK PARTAI NASDEM PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2019 DI ACEH (ARIZAL SAPUTRA, 2021)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy