//

PENERAPAN SISTEM IRIGASI CURAH (SPRINKLER) PADA TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.) BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ruwaida - Personal Name

Abstrak/Catatan

RINGKASAN Di era revolusi Industri 4.0 penggunaan teknologi semakin berkembang pesat dalam segala aspek, hal ini ditandai dengan adanya penggunaan mesin-mesin otomatis yang terpadu dan terintegrasi internet, seperti pendistribusian air tanaman serta pemanenan yang dilakukan dengan menggunakan remote control dan di-monitoring dimana saja, salah satu pengendali yang dapat digunakan untuk menjalankan sistem secara otomatis yaitu mikrokontroler ATmega328. Membangun sebuah sistem yang berbasis mikrokontroler Atmega328 yang akan difungsikan untuk kegiatan penyiraman tanaman dapat menjadi terobosan terbaru dengan harapan manfaat yang akan dirasakan oleh pengelola.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi penerapan pendistribusian air dengan sistem irigasi curah (sprinkler) pada tanaman bawang merah (Allium cepa L.) berbasis mikrokontroler ATmega328. Penelitian ini dimulai dengan melakukan perancangan kontruksi utama irigasi curah (sprinkler), setelah itu dilanjutkan dengan pembuatan alat irigasi curah (sprinkler) yang didalamnya dipasang perangkat hardware dan software dengan input yang terdiri dari sensor kelembaban tanah type v1.2, sensor suhu dan kelembaban udara type DHT22, dan sensor water flow meter untuk mengukur debit air. Alat transmisi yang digunakan yaitu modul transceiver NRF24L01+ yang dapat mengirim dan menerima informasi secara nirkabel. Perancangan sistem hardware dan software juga dipersiapkan agar dapat dilakukan pengujian sistem untuk mengetahui sistem irigasi curah (sprinkler) berjalan dengan baik atau tidak. Pengamatan penerapan sistem irigasi curah (sprinkler) pada tanaman bawang merah berbasis mikrokontroler ATmega328 dilakukan selama 3 hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem irigasi curah (sprinkler) berbasis mikrokontroler ATmega328 pada tanaman bawang merah dapat berjalan dengan baik. sistem yang dirancang mampu membaca nilai kelembaban tanah, kelembaban udara, suhu dan debit air serta mampu melakukan penyiraman secara otomatis sesuai dengan set point nilai kelembaban tanah (

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA) DALAM PAKAN SEBAGAI SUMBER PREBIOTIK UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN SEURUKAN(OSTEOCHILUS VITTATUS) (Mayana, 2016)

STUDI KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE (Nuni afrina, 2021)

PENGARUH KETINGGIAN PIPA (RISER) TERHADAP KESERAGAMAN DISTRIBUSI AIR PADA SISTEM IRIGASI CURAH (MICRO SPRINKLER IRRIGATION SYSTEM) (Ariswandi Putra, 2017)

ANALISIS PEMASARAN BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA) DI DESA LAM MANYANG KECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR (Nurida Arafah, 2017)

PENGARUH PERBEDAAN INTENSITAS CAHAYA MATAHARI TERHADAP FASE MITOSIS SEL AKAR ALLIUM ASCALONICUM L. DAN ALLIUM CEPA L. (Rosnita Dwi Alafani, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy