//

KAJIAN PEMBUATAN MINUMAN FUNGSIONAL TEH CASCARA DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK LEMON (CITRUS LIMON) DAN MADU

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang HILYATI AINIA SOFYAN - Personal Name

Abstrak/Catatan

Semakin meningkatnya produksi kopi di dunia maka meningkat pula limbah kopi yang dihasilkan. Limbah kopi berupa kulit buah dapat diproses menjadi minuman yang disebut dengan teh cascara. Di Indonesia produk cascara masih kurang popular karena jarang diketahui dan rasanya yang masih kurang disukai. Untuk meningkatkan kualitas teh cascara dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh konsentrasi lemon dan madu yang berbeda terhadap aktivitas antioksidan, total vitamin C, nilai pH, total fenol, dan sensori dari teh cascara. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri 2 faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi ekstrak lemon (L) yang terdiri dari 2 taraf yaitu L1= 0,5% dan L2= 1%. Faktor kedua yaitu konsentrasi madu yang terdiri dari 3 taraf yaitu P1= 5% P2=7,5% dan P3=10%. Kombinasi perlakuan dalam penelitian ini adalah 2 x 3 = 6 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan menggunakan 3 (tiga) kali ulangan sebagai akurasi percobaan, sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis aktivitas antioksidan, total fenol, total vitamin C dan pH, juga uji organoleptik yang meliputi warna, aroma dan rasa (hedonik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi lemon berpengaruh sangat nyata terhadap aktivitas antioksidan, total vitamin C, nilai pH, rasa, aroma, serta warna teh cascara dan tidak berpengaruh nyata terhadap total fenol teh cascara. Konsentrasi madu berpengaruh sangat nyata terhadap warna dan rasa teh cascara, berpengaruh nyata terhadap nilai pH teh cascara dan tidak berpengaruh nyata terhadap total fenol teh cascara. Interaksi keduanya berpengaruh sangat nyata terhadap warna teh cascara. Teh cascara dengan perlakuan terbaik adalah L2P2 dengan formulasi konsentrasi lemon 1% dan konsentrasi madu 7,5%. Perlakuan L2P2 memiliki nilai aktivitas antioksidan 75,79%, vitamin C 33,44 mg/100g, nilai pH 4,23, hedonik rasa 3,65 (netral), hedonik warna 4,55 (suka), dan hedonik aroma 4,29 (suka). L2P2 menjadi perlakuan terbaik karena pada penelitian ini rata-rata memiliki sifat kimia yang lebih baik dan sifat sensorinya memenuhi kriteria produk yang diinginkan panelis.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KAJIAN PEMBUATAN MINUMAN FUNGSIONAL TEH CASCARA DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK LEMON (CITRUS LIMON) DAN MADU (HILYATI AINIA SOFYAN, 2021)

PENGARUH PERENDAMAN RESIN KOMPOSIT NANOFILLER DALAM AIR PERASAN JERUK LEMON (CITRUS LIMON) TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN (Siti Arya Morisha, 2019)

GAMBARAN LAJU ALIRAN SALIVA SETELAH DISTIMULASI JERUK LEMON (CITRUS LIMON) PADA BODY MASS INDEX (BMI) KELOMPOK OVERWEIGHT DAN OBESITAS (MAYA MULYANI, 2020)

KAJIAN PEMBUATAN MINUMAN BERBASIS CASCARA DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) (Muliana Fitri, 2020)

KAJIAN PEMBUATAN HERBS INFUSED WATER DENGAN VARIASI PERBANDINGAN JUMLAH DAN JENIS DARI JAHE (ZINGIBER OFFICINALE), KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANII) DAN LEMON (CITRUS LIMON) (DINDA KHALIDASARI, 2021)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy