//

PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH UNTUK PERTAMA KALI SECARA SPORADIK DIKECAMATAN MANGGENG KABUPATEN ACEH BARAT DAYA ( SUATU PERBANDINGAN DENGAN PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH SECARA SISTEMATIK )

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang T. Ahmad Denada - Personal Name

Abstrak/Catatan

Menurut Pasal 19 UU Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, bahwa untuk menjamin kepastian hukum, pemerintah diharuskan melakukan pendaftaran tanah diseluruh Indonesia. Ada dua cara pelaksanaan pendaftaran tanah yakni secara sporadik dan secara sistematik. Kedua cara tersebut pada tahun 2019 dilaksanakan di Kecamatan Manggeng, namun tidak banyak pemilik tanah yang mendaftarkan tanah secara sporadik, berbeda dengan pendaftaran tanah secara sistematik yang diikuti oleh banyak pemilik tanah. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan perbandingan antara pelaksanaan pendaftaran tanah secara sporadik dan sistematik, faktor penyebab kurangnya pendaftaran tanah secara sporadik serta menjelaskan upaya yang dilakukan Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Barat Daya dalam meningkatkan pendaftaran tanah secara sporadik. Dalam penulisan skripsi ini menggunakan data primer yang didapat melalui penelitian lapangan dari hasil wawancara dengan responden, dan data sekunder yang didapat dari penelitian kepustakaan dengan mempelajari, buku, skripsi, jurnal dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah perbedaan. Pada pendaftaran secara sporadik pemohon harus melengkapi sendiri berkas persiapan pendaftaran, membayar sejumlah biaya pendaftaran dan waktu pengumuman data fisik dan yuridis yang lebih lama. Pada pendaftaran tanah secara sistematik pemohon dibantu dalam melengkapi berkas persiapan pendaftaran, tidak dikenakan biaya dan waktu pengumuman data yang lebih singkat. Hambatan pendaftaran tanah secara sporadik berupa kurangnya pemahaman masyarakat, mahalnya biaya pendaftaran, serta pengurusan administrasi yang sulit.Upaya untuk meningkatkan pendaftaran tanah secara sporadic ialah dengan memberikan sosialisasi pendaftaran tanah, memberikan layanan prima dalam pendaftaran tanah, mengupayakan tersedianya petugas ditingkat gampong yang bertugas membantu pemohon dalam mendaftarkan tanah secara sporadik. Disarankan kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Barat Daya agar melakukan peningkatan kuantitas dan kualitas sosialisasi pendaftaran tanah secara sporadik, memberikan informasi mengenai kemungkinan biaya pendaftaran yang harus dikeluarkan oleh masyarakat, membuat kerjasama dengan pemeritah gampong agar tersedianya perangkat gampong yang bertugas membantu pemohon dalam melakukan pendaftaran tanah secara sporadik.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENERAPAN ASAS KONTRADIKTUR DELIMITASI DALAM PENDAFTARAN TANAH HAK MILIK DI KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH (JULIAN TRIANSYAH, 2019)

PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH SECARA SISTEMATIS MELALUI PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (NURLIZA AMALIA SOLIN, 2021)

PELAKSANAAN PENDAFTARAN AKTA PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN (APHT) OLEH PPAT DI KABUPATEN LANGKAT (AYU TAMALA, 2017)

PELAKSANAAN WEWENANG KANTOR PERTANAHAN DALAM PENDAFTARAN TANAH ( STUDI DI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR ) (FERY IRWANDA, 2017)

ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH POLA TANAM PADI- KACANG TANAH DAN PADI- PADI DI KECAMATAN MANGGENG KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (H A M D I, 2021)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy