ANALISIS KELEKATAN ORANG TUA DAN ANAK KELUARGA CERAI HIDUP DAN CERAI MATI DI SEKOLAH SMP NEGERI 18 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ANALISIS KELEKATAN ORANG TUA DAN ANAK KELUARGA CERAI HIDUP DAN CERAI MATI DI SEKOLAH SMP NEGERI 18 BANDA ACEH


Pengarang

Suarni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506104030011

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Suarni . 2021. Analasis kelekatan orangtua dan anak keluarga cerai hidup dan cerai mati di sekolah SMPNegeri 18 Banda. Skripsi.Program Studi Bimbingandan Konseling, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, UniversitasSyiah Kuala.

Pembimbing: (1) Drs Nur Janah, Psi, MM. (2) Drs M. Husen M.Pd
Kata kunci : kelekatan, keluarga cerai hidup dan cerai mati

Kelekatan menggambarkan hubungan afeksi antara dua orang, salah satu antaranya memberikan dukungan, perlindungan dan keamanan untuk yang lain, serta figur lekat pertama pada anak adalah orang tua, karena orang tua memberikan dukungan, perlindungan dan kenyamanan, sehingga terbentuknya ikatan emosi yang positif sepanjang waktu.Kelekatan seseorang turut ditentukan oleh keluarga sebab seorang individu akan memperlakukan dirinya dan cenderung memilih individu lain yang sekiranya dapat memperlakukan dirinya seperti perlakuan yang diperoleh dalam lingkungan sebelumnya dalam hal ini adalah keluarganya.Didalam sebuah hubungan keluarga terdapat perceraian dan kematian hal ini yang mengakibatkan terjadinya kelekatan yang aman dan tidak aman terhadap perkembangan anak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kelekatan orang tua dan anak keluarga cerai hidup dan cerai mati yang merupakan korban dari orangtua yang mempunyai problem dan kesulitan yang mereka kira dapat diselesaikan dengan perceraian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 18 Banda Aceh yang berjumlah 6 subjek, pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini, fenomena yang menghambat kelekatan antara anak dengan orang tua itu yaitu kurangnya perhatian dan kasih sayang dari orang tua terhadap anak. Ekspresi marah atas perilaku orang tua, malu terhadap lingkungannya serta sedih dan takut pada masa depannya, mendorong siswa cenderung memberikan reaksi yang membuat anak menjauh dari orang tua.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK